Erinaldi Erinaldi
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Lancang Kuning

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Penerapan E-Government dalam Pelayanan Publik di Indonesia dan Belanda: Penelitian Erinaldi Erinaldi; Aini Kemala Dewi; Eka Putri Rahayu; Siti Indah Rahmawati; Siti Khomariah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6157

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi pelayanan publik melalui penerapan e-Government. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan implementasi e-Government di Indonesia dan Belanda serta mengidentifikasi faktor penyebab perbedaannya. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan mengkaji berbagai sumber ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Belanda memiliki sistem e-Government yang lebih maju, terintegrasi, dan efisien, didukung oleh infrastruktur digital yang kuat, sumber daya manusia yang kompeten, serta tingkat literasi digital masyarakat yang tinggi. Sementara itu Indonesia telah mengalami perkembangan signifikan melalui berbagai inovasi layanan digital namun masih menghadapi kendala seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya integrasi sistem, dan kesenjangan literasi digital. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh faktor infrastruktur teknologi, sumber daya manusia, kebijakan, budaya birokrasi, dan literasi digital. Oleh karena itu diperlukan upaya peningkatan di berbagai aspek untuk mengoptimalkan penerapan e-Government di Indonesia.
Analisis Transparansi Pengelolaan Anggaran Publik dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Modular Operating Theater (Mot) di Rsud Kota Dumai Erinaldi Erinaldi; Serli Mailinda; Nia Aulia Simatupang; Adinda Asra Rahmawati; Tiara Kumala Defitri
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 7 No. 2 (2026): August
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/villages.v7i2.436

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transparansi pengelolaan anggaran publik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya pada kasus dugaan korupsi pengadaan Modular Operating Theater (MOT) di RSUD Kota Dumai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif melalui studi kasus. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari dokumen resmi pemerintah, literatur ilmiah, laporan lembaga negara, serta pemberitaan media yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, studi pustaka, dan penelusuran media, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transparansi dalam pengelolaan anggaran publik belum berjalan optimal, yang ditandai dengan keterbatasan akses informasi, lemahnya pengawasan, serta rendahnya partisipasi publik. Kondisi ini meningkatkan risiko terjadinya penyimpangan dan mencerminkan adanya kesenjangan antara prinsip good governance dengan praktik di lapangan. Selain itu, faktor budaya birokrasi yang tertutup dan konflik kepentingan turut memperlemah implementasi transparansi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transparansi memiliki peran strategis dalam meningkatkan akuntabilitas dan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan sistem pengawasan, optimalisasi e-procurement, serta peningkatan keterbukaan informasi dan partisipasi masyarakat sebagai upaya mencegah praktik korupsi dalam pengelolaan anggaran publik.