Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak era digital terhadap pola konsumsi rumah tangga dan tingkat cinta tanah air di Kota Manokwari, Papua Barat. Perkembangan teknologi digital yang ditandai oleh meningkatnya penggunaan internet, media sosial, dan platform e-commerce telah mengubah cara masyarakat mengakses informasi, memilih produk, dan menentukan keputusan pembelian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei pada rumah tangga untuk memperoleh data mengenai perilaku konsumsi serta persepsi terhadap nilai cinta tanah air di tengah arus digitalisasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruh era digital terhadap pola konsumsi dan peran nilai cinta tanah air dalam proses tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa era digital memiliki pengaruh signifikan dalam membentuk pola konsumsi rumah tangga, terutama melalui peningkatan akses informasi, ekspansi pilihan produk, dan kecenderungan berbelanja daring. Temuan lainnya mengungkap bahwa nilai cinta tanah air berperan penting dalam mengarahkan preferensi rumah tangga untuk memilih produk lokal, meskipun tersedia berbagai alternatif produk impor di ruang digital. Ini mengindikasikan bahwa digitalisasi tidak hanya memudahkan transaksi dan memperluas perilaku konsumsi, tetapi juga dapat menjadi instrumen strategis untuk menguatkan nasionalisme ekonomi di Manokwari ketika didukung oleh literasi digital dan kampanye kebangsaan yang tepat.