Nasywa Hyacintha Putri
Universitas Swadaya Gunung Jati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mantuayu Nata Generasi: Edukasi Interaktif Berbasis Booth dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja tentang Stunting, Pernikahan Dini, dan Kekerasan Seksual di Indramayu: Indonesia Nasywa Hyacintha Putri; R Akyas Muhammad Khawwashiy; Rayhan Prakasa Putra; Asya Vanisa; Algamansyah Algamansyah; Rahmad Khodari
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/ba-jpm.v6i2.4111

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai stunting, pernikahan dini, dan kekerasan seksual melalui pendekatan edukasi interaktif. Kegiatan dilaksanakan dalam rangka Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) di MAN 1 Indramayu dengan melibatkan 110 siswa sebagai peserta. Metode yang digunakan adalah penyuluhan edukatif berbasis booth interaktif yang terdiri dari tiga bidang, yaitu kesehatan, hukum, dan pendidikan, serta didukung dengan media permainan edukatif. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test berbasis Quizizz serta observasi partisipasi peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata peserta dari 80% pada pre-test menjadi 89% pada post-test, yang menunjukkan peningkatan pemahaman sebesar 9%. Selain itu, peserta menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Materi yang disampaikan dinilai relevan dengan kehidupan remaja dan lebih mudah dipahami melalui metode interaktif dibandingkan metode konvensional. Program ini juga berhasil meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya gizi seimbang, pendewasaan usia pernikahan, serta pemahaman hukum terkait kekerasan seksual. Dengan demikian, metode edukasi berbasis booth interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model edukasi yang berkelanjutan dalam upaya meningkatkan kualitas generasi muda. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengembangkan metode ini pada cakupan wilayah yang lebih luas serta melibatkan variabel tambahan, seperti perubahan perilaku jangka panjang dan efektivitas media pembelajaran yang berbeda, guna memperoleh hasil yang lebih komprehensif.