Artika Yeni Yuspitasari
Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Melawi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesulitan Siswa dalam Memahami Pembelajaran Matematika Kelas III SDN 15 Mawang Mentatai Artika Yeni Yuspitasari; Septian Peterianus
JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 2 (2026): JagoMIPA: Jurnal Pendidikan Matematika dan IPA
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jagomipa.v6i2.4097

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas III dalam mengerti pembelajaran matematika di SDN 15 Mawang Mentatai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman konsep matematika dasar siswa, khususnya pada materi operasi hitung dan soal cerita, yang berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas III serta guru kelas dan guru matematika. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan pada tiga aspek utama, yaitu pemahaman konsep dasar matematika, penguasaan prosedur operasi hitung, dan penyelesaian soal cerita. Kesulitan tersebut ditandai dengan rendahnya kemampuan memahami operasi pembagian bersusun, kesalahan dalam memilih operasi hitung, serta keterbatasan dalam memahami teks soal akibat rendahnya kemampuan literasi membaca. Faktor penyebab kesulitan berasal dari faktor internal, seperti rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar, serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran yang kurang variatif dan minimnya penggunaan media konkret. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika siswa dipengaruhi oleh lemahnya penguasaan konsep dasar dan keterbatasan kemampuan membaca. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih konkret, kontekstual, serta berbasis penguatan literasi agar pemahaman matematika siswa dapat meningkat secara optimal.