Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas III dalam mengerti pembelajaran matematika di SDN 15 Mawang Mentatai. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada masih rendahnya pemahaman konsep matematika dasar siswa, khususnya pada materi operasi hitung dan soal cerita, yang berdampak pada hasil belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri dari 10 siswa kelas III serta guru kelas dan guru matematika. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa mengalami kesulitan pada tiga aspek utama, yaitu pemahaman konsep dasar matematika, penguasaan prosedur operasi hitung, dan penyelesaian soal cerita. Kesulitan tersebut ditandai dengan rendahnya kemampuan memahami operasi pembagian bersusun, kesalahan dalam memilih operasi hitung, serta keterbatasan dalam memahami teks soal akibat rendahnya kemampuan literasi membaca. Faktor penyebab kesulitan berasal dari faktor internal, seperti rendahnya pemahaman konsep dan motivasi belajar, serta faktor eksternal berupa metode pembelajaran yang kurang variatif dan minimnya penggunaan media konkret. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa kesulitan belajar matematika siswa dipengaruhi oleh lemahnya penguasaan konsep dasar dan keterbatasan kemampuan membaca. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran yang lebih konkret, kontekstual, serta berbasis penguatan literasi agar pemahaman matematika siswa dapat meningkat secara optimal.
Copyrights © 2026