Trixie Salawati
Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Edukasi Kesehatan untuk Pencegahan Demam Berdarah Dengue Trixie Salawati; Nahwa Arkhaesi; Ulfa Nurullita; Wulandari Meikawati; Nurina Dyah Larasati; Eka Fiyantiana
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 5 No 1 (2026): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v5i1.899

Abstract

Latar belakang: Panti asuhan adalah komunitas yang berisiko besar menjadi tempat penularan penyakit demam berdarah. Hidup bersama dengan populasi yang padat membuat penularan melalui gigitan nyamuk lebih cepat terjadi antar penghuni panti. Kondisi lingkungan seperti adanya genangan air dan sampah dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti. Tujuan: Untuk meningkatkan pengetahuan penghuni panti asuhan tentang penularan penyakit demam berdaran dan cara pencegahannya. Metode: Kegiatan dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan menggunakan media PowerPoint dan simulasi dengan media permainan ular tangga tentang demam berdarah. Sebelum dan sesuah penyuluhan dilakukan pengukuran skor pengetahuan. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan sebelum penyuluhan sebesar 87,78 dan sesudahnya sebesar 96,11. Partisipan memiliki tingkat pengetahuan Baik sebesar 86,7% sebelum penyuluhan, dan meningkat 100% setelahnya. Peningkatan hasil ini sangat signifikan dalam uji Wilcoxon (p= 0,002). Kesimpulan: Pengetahuan partisipan tentang penularan penyakit demam berdarah dan pencegahannya mengalami peningkatan bermakna setelah mengikuti penyuluhan dan simulasi permainan ular tangga. _______________________________________________________________________ Abstract Background: Orphanages are communities at high risk of dengue fever transmission. Living in a group population makes transmission through mosquito bites more rapid among residents. Environmental conditions such as stagnant water and garbage can become breeding grounds for the Aedes aegypti mosquito. Objective: To increase the knowledge of orphanage residents about the transmission of dengue fever and how to prevent it. Method: The activity was educational, using PowerPoint and simulations of the Snakes and Ladders game about dengue fever. Before and after the counseling, knowledge scores were measured. Result: The average knowledge score before the counseling was 87.78, and after it was 96.11. Participants had a Good-level of knowledge of 86.7% before counseling, and increased to 100% afterward. This increase in results was highly significant in the Wilcoxon test (p = 0.002). Conclusion: Participants' knowledge increased significantly after participating in counseling and the Snakes and Ladders game simulation.
Pengaruh Program Pelatihan Pengolahan Sampah Padat Organik Menggunakan Metode Composting Terhadap Pengetahuan Dan Ketrampilan Ibu-Ibu PKK Di RW III Kelurahan Boja Kabupaten Kendal Trixie Salawati; Rahayu Astuti; Rizki Nurul Hayati
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 3, No. 2, Agustus 2008
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (52.144 KB) | DOI: 10.14710/jpki.3.2.63-73

Abstract

Background: Garbage is discard materials as a result of human life. The amount of garbage yielded by human being is increased progressively that require to be handled to prevent from one way to handled garbage especially organic garbage is by processing them to become compost.. Composting is process decomposition of garbage biologically either in aerobic or anaerobic condition. Many people do not understand how to process solid waste becomes compost. This study aims to know the effects of training in composting garbage at PKK’s member at Kendal District.Method: The study is action research using Pre Test Post Test Design. 30 women were selected purposively using certain criteria. The data analyzed using Paired t-test and Wilcoxon test to compare the result before and after training.Result: The study shows that there were significant differences between level of knowledge of women before and after training. However the significant differences between before and after training in terms of the level of knowledge and attitudes 1 month after training whereasthe skills after training increase significantly.Keywords: training, knowledge, skilled, composting, garbage
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Tentang Kecacingan Terhadap Pengetahuan dan Sikap Siswa Madrasah Ibtidaiyah An Nur Kelurahan Pedurungan Kidul Kota Semarang Cicilia Presska A.K; Trixie Salawati; Rahayu Astuti
Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia Volume 7, No. 2, Agustus 2012
Publisher : Master Program of Health Promotion Faculty of Public Health Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (27.658 KB) | DOI: 10.14710/jpki.7.2.184-190

Abstract

Latar belakang : Anak usia SD sangat rentan terkena kecacingan. Hasil studi pendahuluan diMadrasah Ibtidaiyah (MI) An Nur di Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan,Kota Semarang menunjukkan adanya faktor risiko yang memungkinkan siswa-siswa tersebutterinfeksi kecacingan. Selanjutnya banyak dari siswa yang tidak mengetahui tentang penyakitkecacingan. Untuk membantu mencegah terjadinya infeksi kecacingan di MI tersebut, makadiperlukan penyuluhan kesehatan dengan media yang tepat agar mudah dipahami sehinggaberpengaruh pada pengetahuan dan sikap siswa. Tujuan : untuk mengetahui pengaruhpenyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan dan sikap tentang kecacingan. Metode : jenispenelitian ini adalah eksperimen semu, dengan menggunakan rancangan pre test post test design.Populasi penelitian adalah seluruh siswa MI An Nur Kelurahan Penggaron Kidul. Sampel diambilsecara purposive pada siswa kelas IV, V, VI yaitu berjumlah 44 siswa, kemudina dibagi menjadi2 kelompok secara random. Kelompok pertama diberi penyuluhan kesehatan melalui ceritabergambar, dan kelompok kedua melali ceramah. Analisis bivariat menggunakan uji tberpasangan Wilcoxon, sedangkan untuk mengetahui pengaruh antara dua kelompokmenggunakan uji t independen dan Man Whitney. Hasil : Hasil : Ada perbedaan secara signifikanantara pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi pada masing-masing kelompok.Selanjutnya ada perbedaan secara signifikan antara peningkatan pengetahuan dan sikap antarakelompok yang diintervensi menggunakan cerita bergambar dengan ceramah.Kata Kunci : Kecacingan, Pengetahuan, Sikap, Cerita bergambar, Ceramah Background : School-age children are very susceptible to worms infection. the result ofpreliminary study at An Nur Islamic Elementary School showed there are risk factors ofoccurrence of diseases of intestinal worms. Furthermore many of the students at An Nur Islamicelementary School do not know about worms infection. Purpose: to determine the effect ofhealth education on knowledge and attitudes about worms infection among students at An NurIslamic Elemntary School. Methods: This research type is Quasi experimental, by using pre testpost test design. Amount of samples are 44. The data analyzed by using paired t-Test. Results:There is a sigficant different between knowledge and attitudes before and after intervention ineach group. Furthermore there are significant different between the increase in knowledge andattitudes between the intervention group using a picture story than a lecture.Key words : Worms, Knowledge, Attitude, Picture Story, Lecture