Abstract Adolescents living in orphanages often face challenges in developing self-acceptancedue to a lack of social support and an unstable self-concept. This study aims to examine the relationship between self-concept and social support with self-acceptance among orphanage adolescents in the East Surabaya area. The method used is a correlational quantitative approach with a non-parametric technique using Spearman’s Rho test, as the data did not meet normality and linearity assumptions. The participants consisted of 256 adolescents aged 13–18 years, selected through quota sampling. The results demonstrate a very strong positive correlation between self-concept and self-acceptance (r = 0.905; p < 0.05), as well as between social support and self-acceptance (r = 0.829; p < 0.05). These findings highlight the crucialrole of strengthening self-concept and social support in promoting the psychologicalwell-being of orphanage adolescents. Keywords: self-concept, social support, self-acceptance, adolescents, orphanage. Abstrak Remaja yang tinggal di panti asuhan sering mengalami hambatan didalam membentuk penerimaan diri akibat kurangnya dukungan sosial serta juga konsep diri yang tidak stabil. Temuan ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara konsep diri serta juga dukungan sosial dengan penerimaan diri pada remaja panti asuhan di wilayah Surabaya Timur. Metode yang digunakan ialah kuantitatif korelasional dengan teknik non-parametric menggunakan uji Spearman’s Rho karena data tidak memenuhi asumsi normalitas serta juga linearitas. Partisipan berjumlah 256 remaja usia 13–18 tahun yang dipilih dengan teknik quota sampling. Hasil temuan membuktikkan adanya hubungan positif yang sangat kuat antara konsep diri serta juga penerimaan diri (r = 0,905; p < 0,05) serta antara dukungan sosial serta juga penerimaan diri (r = 0,829; p < 0,05). Temuan ini membuktikkan pentingnya penguatan konsep diri serta juga dukungan sosial bagi kesejahteraan psikologis remaja panti. Kata kunci: konsep diri, dukungan sosial, penerimaan diri, remaja, panti asuhan.