Abstract Burnout in taekwondo athletes encompasses emotional exhaustion, a decline in personal achievement, and devaluation of sports activities. Hardiness is considered one of the contributing factors to the occurrence of burnout. This study aims to examine the relationship between hardiness and burnout among student taekwondo athletes in Surabaya. The research employed a quantitative correlational method involving 285 student athletes selected through purposive sampling. The measurement instruments used were the hardiness scale based on Kobasa’s theory (1979) and the burnout scale based on the Athlete Burnout Questionnaire (ABQ) developed by Raedeke & Smith (2001). Data were analyzed using the Spearman Rho correlation test. The results indicated a significant positive relationship between burnout and hardiness, suggesting that higher levels of hardiness are associated with higher levels of burnout in taekwondo athletes, and vice versa. High levels of burnout among athletes can cause distractions during training and hinder performance. Therefore, further studies are needed to explore hardiness and other variables that may contribute to athlete burnout. Keywords: Burnout; Hardiness; Student-athletes; Taekwondo Abstrak Burnout pada atlet taekwondo mencakup kondisi kelelahan emosional, penurunan pencapaian pribadi, serta devaluasi terhadap aktivitas olahraga. Hardiness adalah salah satu penyebab dari adanya burnout yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara hardiness dengan burnout pada siswa atlet taekwondo di Kota Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan melibatkan 285 siswa atlet sebagai partisipan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala hardiness berdasarkan teori Kobasa (1979) dan skala burnout berdasarkan Athlete Burnout Questionnaire (ABQ) dari Raedeke & Smith (2001). Analisis data dilakukan dengan uji korelasi Spearman Rho. Hasil Penelitian menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara burnout dengan hardiness, yang artinya ketika hardiness tinggi, maka burnout pada atlet taekwondo akan tinggi pula dan begitu sebaliknya. Burnout pada atlet tinggi membuat distraksi terhadap latihan dan pencapainnya. Sehingga perlunya dikaji lebih lanjut terkait hardiness dan variabel lain yang menjadi penyebab burnout pada atlet. Kata kunci: Atlet Pelajar; Burnout; Hardiness; Taekwondo