Kesulitan membaca lancar pada siswa kelas rendah sekolah dasar merupakan permasalahan mendasar yang berdampak pada keberhasilan belajar di berbagai mata pelajaran. Studi literatur ini bertujuan untuk mengkaji faktor-faktor penyebab, karakteristik, serta upaya penanganan kesulitan membaca lancar pada siswa sekolah dasar kelas rendah. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, buku, dan hasil penelitian terkait dalam bidang pendidikan dasar dan literasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa kesulitan membaca lancar pada siswa dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain rendahnya kesadaran fonologis, keterbatasan kosakata, kurangnya latihan membaca, metode pembelajaran yang kurang variatif, serta minimnya dukungan lingkungan keluarga. Selain itu, faktor psikologis seperti motivasi belajar yang rendah dan kurangnya kepercayaan diri juga turut memengaruhi kemampuan membaca siswa. Karakteristik siswa yang mengalami kesulitan membaca lancar antara lain membaca tersendat-sendat, kesalahan dalam pengucapan kata, lambat dalam mengenali huruf, serta kurangnya pemahaman terhadap isi bacaan. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi kesulitan tersebut meliputi penerapan metode pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan, penggunaan media pembelajaran yang menarik, latihan membaca berulang (repeated reading), serta keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak belajar membaca di rumah. Guru juga perlu melakukan asesmen awal untuk mengidentifikasi tingkat kemampuan membaca siswa sehingga dapat memberikan intervensi yang tepat. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penanganan kesulitan membaca lancar pada siswa kelas rendah memerlukan pendekatan yang komprehensif dan kolaboratif antara guru, siswa, dan orang tua guna meningkatkan kemampuan literasi dasar sejak dini.