Tri Febrianti
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hesti Wira Sriwijaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN POSISI LATERAL PADA PASIEN CHF (CONGESTIVE HEARTH FAILURE) UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR DI RS TK II Dr AK GANI PALEMBANG Engga Putri Anjalni; Dwi Apriani; Tri Febrianti
Jurnal Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan, April 2024
Publisher : STIKES Hesti Wira Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gagal jantung merupakan salah satu kondisi patofisiologisnya jantung tidak mampu mempertahankan aliran darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan meskipun tekanan pengisian cukup, dengan penyakit gagal jantung akan mengganggu kualitas tidur, dan untuk mengatasi kualitas tidur itu dengan cara diberikan posisi lateral untuk memberikan gambaran tentang penerapan posisi lateral pada pasien chf untuk meningkatkan kualitas tidur. desain studi kasus ini penulis menggunakan metode deskriptif.: penggunaan terapi posisi lateral dalam kedua klien menunjukan pengukuraan skor yang dibuktikan hasil skor PSQI dimana Ny”N” sebelum diberikan terapi posisi lateral skornya 10( buruk) dan sesudah diberikan terapi posisi lateral hasil skornya 6(baik). dibuktikan bahwa setelah diberikan penerapn terapi posisi lateral secara bertahap, mampu menurunkan tingkat kualitas tidur kedua klien yang mengalami penyakit gagal jantung.
PERBANDINGAN EMERGENCY SEVERITY INDEX DAN EMERGENCY NATIONAL EARLY WARNING SCORE DALAM MENGIDENTIFIKASI KEGAWATAN PASIEN DI IGD RUMAH SAKIT Tri Febrianti; Desy Anggraini
Jurnal 'Aisyiyah Medika Vol 11, No 2 (2026): Agustus 2026 Jurnal 'Aisyiyah Medika
Publisher : stikes 'aisyiyah palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36729/jam.v11i2.1777

Abstract

Latar Belakang : Kondisi pasien di IGD dapat mengalami perubahan secara cepat sehingga diperlukan metode penilaian yang tepat untuk mengidentifikasi tingkat kegawatan dan menentukan prioritas penanganan. Emergency Severity Index (ESI) digunakan untuk menentukan tingkat kegawatan berdasarkan prioritas dan kebutuhan sumber daya, sedangkan National Early Warning Score (NEWS) membantu mendeteksi risiko perburukan kondisi pasien melalui parameter fisiologis. Perbedaan pendekatan kedua metode tersebut menimbulkan pentingnya mengetahui kesesuaian ESI dan NEWS dalam mengidentifikasi kegawatan pasien. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk membandingkan ESI dan NEWS dalam mengidentifikasi kegawatan pasien di IGD RS TK. II dr. AK Gani Palembang. Tujuan : Membandingkan penggunaan Emergency Severity Index (ESI) dan National Early Warning Score (NEWS) dalam mengidentifikasi tingkat kegawatan pasien di IGD RS TK. II dr. AK Gani Palembang, serta mengetahui kesesuaian antara kedua metode tersebut dalam menentukan kondisi kegawatan pasien. Metode :  Penelitian ini menggunakan desain Cross Sectional Study. Penelitian ini dilakukan pada bulan Agustus s.d Oktober 2025 di IGD RS Tk II dr. AK Gani Palembang dengan sampel sebanyak 174. Pengumpulan data menggunakan instrumen Emergency Severity Index dan Emergency National Early warning Score. Analisis data menggunakan uji statistik Kappa.  Hasil : Dari 174 responden, mayoritas laki-laki, berusia 1–3 tahun, dan didiagnosis noninfeksi. Sebagian besar pasien memiliki ESI level 3 (36,8%) dan NEWS 0–2 (52,3%). Terdapat kesepakatan yang sangat baik antara ESI dan NEWS dalam mengidentifikasi kegawatan pasien, dengan nilai Kappa 1,000 dan p < 0,05. Saran : Rumah sakit disarankan meningkatkan pelatihan rutin penggunaan NEWS serta melakukan monitoring berkala terhadap kepatuhan dokumentasinya. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengkaji hubungan penerapan NEWS dengan luaran klinis pasien untuk menilai efektivitasnya dalam meningkatkan keselamatan pasien. Kata Kunci :  Emergency Severity Index  (ESI), National Early Warning Score (NEWS), Pasien Gawat