Nyoman Sumarni
IAHN Tampung Penyang Palangka Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSEP PENDIDIKAN AGAMA HINDU DALAM TRADISI METATAH Nyoman Sumarni
Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu Vol 12 No 1 (2021): Pendidikan Agama dan Budaya Hindu
Publisher : Jurusan Dharma Acarya STAHN-TP Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/ba.v12i1.630

Abstract

Upacara potong gigi yang lebih dikenal dengan metatah secara tersirat memiliki nilai-nilai Pendidikan yang masih belum dapat dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat, walau selama ini upacara tersebut oleh beberapa orang dimaknai sebagai pelunasan hutang semata, tanpa memahami nilai-nilai lain yang terkadung didalam pelaksanaan upacara tersebut. Tujuan upacara metatah adalah membersihkan kaletehan gigi, keangkara murkaan, keserakahan (Sad Ripu) dari seseorang dan sebagai simbolnya akan dipotong 6 buah gigi atas yaitu 4 buah gigi seri dan 2 buah gigi taring sebagai symbol pengendalian enam musuh dalam diri manusia yang disebut Sad Ripu. Upacara potong gigi atau metatah bisa di lakukan apabila anak tersebut telah menginjak dewasa, yang wanita ditandai dengan menstruasi dan yang laki-laki suaranya membesar. Konsep Pendidikan dalam pelaksanaan upacara metatah antara lain yaitu : 1). Pendidikan Spiritual; 2). Pendidikan Budaya; 3). Nilai etika; 4). Nilai Sosial Gotong Royong.
Implementasi Tri Hita Karana Dalam Mengembangkan Sikap Sosial Religius Siswa Hindu Di SMPN 1 Balai Riam Pawang, Pawang; Sumarni, Nyoman
Bawi Ayah: Jurnal Pendidikan Agama dan Budaya Hindu Vol 15 No 2 (2024): PENDIDIKAN AGAMA DAN BUDAYA HINDU
Publisher : Fakultas Dharma Acarya IAHN-TP Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/ba.v15i2.1173

Abstract

Every human being needs a safe, peaceful and peaceful life. This will be possible if everyone is able to look after each other. Maintaining a harmonious relationship with God, maintaining a harmonious relationship with fellow humans and a harmonious relationship with the natural environment. In Hinduism, these three relationships are called Tri Hita Karana, namely the three causes of happiness. Understanding and implementing these three concepts needs to be done as early as possible, considering the negative impacts of technological developments that cannot be avoided. Students at SMPN 1 Balai Riam have a sufficient understanding of the Tri Hita Karana concept. You already have a good understanding of the concepts of parhyangan, pawongan and palemahan. The implementation of understanding the Tri Hita Karana concept to further develop students' social attitudes is carried out using several strategies, namely a) Carrying out prayers together and individually; b) carrying out social humanitarian activities through maintaining good relations with teachers, maintaining good relations with students, maintaining good relations between students and the community; c) Environmental Cleaning Activities carried out in accordance with the program established by the school
Penggunaan Media Sosial Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Hindu Di SD Negeri 9 Palangka Dedi Suganda; I Gede Dharman Gunawan; Nyoman Sumarni
Tampung Penyang Vol 21 No 2 (2023): Tampung Penyang
Publisher : Institut Agama Hindu Negeri Tampung Penyang Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33363/tampung-penyang.v21i2.1097

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu di SDN 9 Palangka. Metode yang di gunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini adalah : Observasi, Wawancara, Dokumnetasi. Data yang telah dikumpulkan dianalisis dengan metode deskriptif kualitatif dengan langkah-langkah, reduksi, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penggunaan media sosial dalam pembelajaran pendidikan agama Hindu yaitu: (a) media sosial yang digunakan oleh guru agama Hindu ada beberapa media sosial di antaranya WhatsApp dan Youtube. (b) guru agama Hindu membuat grup WhatsApp agar bisa berkomunikasi dengan siswa yang juga memiliki media sosial WhatsApp. (c) melakukan proses pembelajaran dengan cara panggilan video atau kirim pesan teks atau Audio. (d) membantu menfasilitasi siswa dengan memberikan kouta internet gratis kepada siswa.