Sumardi Sumardi
Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Panca Marga Palu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EFEKTIVITAS PEMBERANTASAN NARKOBA DI WILAYAH PERBATASAN MOROWALI UTARA PADA SATUAN RESERSE NARKOBA KANTOR KEPOLISIAN RESOR MOROWALI UTARA Sumardi Sumardi; Timudin DG Mangera Bauwo; Ince Dian Afnita
SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2025): SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik
Publisher : SANTINA: Jurnal Manajemen dan Administrasi Publik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan efektivitas pemberantasan narkoba di wilayah perbatasan Morowali Utara oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Morowali Utara. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Kantor Polres Morowali Utara. Informan dipilih secara purposive sampling, terdiri dari aparat kepolisian, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga yang terlibat dalam program sosialisasi maupun rehabilitasi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari aspek pencapaian tujuan, Polres Morowali Utara berhasil meningkatkan jumlah pengungkapan kasus narkoba, namun upaya pencegahan dan rehabilitasi masih terbatas. Dari aspek integrasi, koordinasi antar-instansi sudah berjalan tetapi belum maksimal, sementara partisipasi masyarakat masih terhambat oleh keterbatasan akses komunikasi. Dari aspek adaptasi, pemanfaatan teknologi dan pendekatan humanis mulai dilakukan, tetapi implementasinya masih terbatas pada wilayah tertentu. Secara keseluruhan, pemberantasan narkoba di Morowali Utara masih lebih menitikberatkan pada penindakan, sementara aspek pencegahan dan rehabilitasi belum mendapat porsi yang seimbang. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan sosialisasi di daerah terpencil, peningkatan fasilitas rehabilitasi, optimalisasi koordinasi antar-instansi, perluasan pemanfaatan teknologi, serta kemitraan berkelanjutan dengan masyarakat.