Produk olahan jambu mete merupakan salah satu potensi usaha masyarakat Desa Lombe yang berkontribusi terhadap perekonomian lokal. Namun, rendahnya kualitas kemasan menyebabkan daya tarik dan nilai jual produk belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan inovasi kemasan guna meningkatkan nilai jual produk jambu mete. Metode pelaksanaan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan kemasan, pendampingan, dan evaluasi. Pendekatan yang digunakan meliputi metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta diskusi dengan melibatkan pelaku usaha dan masyarakat Desa Lombe sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kualitas kemasan produk melalui penggunaan desain yang lebih rapi, modern, dan kreatif, penambahan merek, logo, label, serta informasi produk berupa komposisi dan tanggal produksi. Perubahan tersebut meningkatkan daya tarik visual produk, memperkuat kepercayaan konsumen, memperluas peluang pemasaran, serta meningkatkan motivasi masyarakat dalam mengembangkan usaha lokal. Selain itu, masyarakat menunjukkan respons positif terhadap kegiatan pendampingan dan berharap program serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan demikian, inovasi kemasan terbukti menjadi strategi yang efektif dalam meningkatkan nilai jual dan daya saing produk jambu mete sekaligus mendukung pengembangan usaha masyarakat di Desa Lombe.