ABSTRAK
Laboratorium Klinik umum adalah laboratorium yang melaksanakan pelayanan pemeriksaan specimen klinik di bidang hematologi, kimia klinik, mikrobiologi klinik, parasitologi klinik, dan imunologi klinik. Sampel darah banyak digunakan di laboratorium untuk pemeriksaan atas indikasi berbagai penyakit. Untuk mendapatkan darah dari pasien banyak metode yang digunakan salah satunya dengan menggunakan spoit sebagai alat pengambilan darah. Jarum besar mengantarkan darah lebih cepat tetapi lebih merusak jaringan, sedangkan jarum kecil kurang merusak jaringan, tetapi pengoleksian darah lebih lambat, dan sel darah dapat terjadi hemolisis saat melewati celah sempit. Jenis penelitian ini adalah penelitian obsevasional analitik yang bersifat studi komparasi. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan di Laboratorium Klinik Maxima Kendari, pengambilan sampel menggunakan teknik quota sampling dengan jumlah sampel sebesar 10 orang. Analisa data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan uji komparasi non parametris, Uji Mc. Nemar. Hasil penelitian menunjukkan uji statistic diperoleh nilai ρ value = 0,998 dan (α) 0,05. Karena nilai ρ value > (α) = 0,05 .maka H0 diterima, yang berarti tidak ada perbedaan yang signifikan antara penggunaan spoit 1 cc dan spoit 3 cc terhadap penilaian morfologi eritrosit Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa tidak ada perbedaan morfologi eritrosit menggunakan spoit 1 cc dengan spoit 3 cc pada proses pengambilan darah. Saran dalam penelitian ini untuk peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian terhadap morfologi eritrosit dengan menggunakan butterfly, dan juga terhadap parameter pemeriksaan lainnya seperti kadar hemoglobin.