This Author published in this journals
All Journal PIPER
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR JAMUR KEBERUNTUNGAN ABADI (JAKABA) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN MENTIMUN (Cucumis sativus L.) libertus prengki; Mangardi Mangardi; Ratri Yulianingsih; Citra Agung
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1725

Abstract

Mentimun merupakan salah satu komoditas hortikultura yang cukup tinggi pemanfaatannya sehingga prospek budidayanya cukup menjanjikan. Namun demikian produksinya di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat masih sangat rendah, salah satu penyebabnya adalah kesuburan tanah yang sangat rendah. Oleh sebab itu maka perlu upaya untuk meningkatkan kesuburan tanah yaitu dengan menggunakan POC jakaba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian POC jakaba terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun.  Penelitian dilaksanakan di Desa Merpak, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, pada bulan Mei sampai bulan Juli 2025, dengan menggunakan metode eksperimen lapangan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor penelitian adalah pemberian POC jakaba terdiri dari lima taraf perlakuan, yaitu P0 = Tidak diberikan POC Jakaba; P1= 20 ml/lt air POC Jakaba + 980 ml air/m2; P2= 40 ml/lt air POC Jakaba + 960 ml air/m2; P3= 60 ml/lt air POC Jakaba + 940 ml air/m2; P4= 80 ml/lt air POC Jakaba + 920 ml air/m2. Parameter yang diamati, yaitu berat basah berangkasan, jumlah buah, dan berat buah. Data yang diperoleh dianalisis sesuai dengan variabel pengamatan yang menggunakan Analisis ragam (ANOVA), apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelian menunjukkan bahwa pemberian POC jakaba berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman mentimun dan dapat meningkatkan berat basah berangkasan, jumlah buah dan berat buah tanaman mentimun. POC jakaba dengan taraf dosis 80 ml/lt air POC Jakaba + 920 ml air/m2 (P4) merupakan taraf dosis yang optimal karena menghasilkan berat basah berangkasan, jumlah buah, dan berat buah tanaman mentimun paling tinggi.
PENINGKATAN PRODUKSI SAWI PAHIT (Brassica juncea) MELALUI PEMBERIAN PUPUK KOMPOS Mucuna bracteata Ratri Yulianingsih; Nining Sri Sukasih; Ignasius Andros
Publikasi Informasi Pertanian Vol 21 No 2 (2025): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v21i2.1736

Abstract

Produksi sawi di Kabupaten Sintang dapat ditingkatkan dengan menambahkan bahan organik, seperti pupuk kompos Mucuna bracteata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pupuk kompos Mucuna bracteata terhadap produksi sawi pahit dan untuk mengetahui dosis pupuk kompos Mucuna bracteata yang menghasilkan produksi sawi pahit tertinggi.Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu M0  = tanpa pupuk kompos Mucuna bracteata, M1  = 1,5 kg pupuk kompos Mucuna bracteata per petak, M2 = 3 kg pupuk kompos Mucuna bracteata per petak, M3 = 4,5 kg pupuk kompos Mucuna bracteata per petak, M4 = 6 kg pupuk kompos Mucuna bracteata per petak. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, dan berat segar tanaman. Data dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) pada selang kepercayaan 95% dan 99%. Hasil penelitian dan analisa data menunjukkan bahwa pemberian pupuk kompos Mucuna bracteata berpengaruh nyata terhadap produksi sawi pahit. Pemberian 6 kg pupuk kompos Mucuna bracteata per petak menghasilkan tinggi tanaman sawi pahit tertinggi yaitu  27,03 cm, dan berat segar tanaman tertinggi yaitu 48,62 gram.
PENINGKATAN PRODUKSI KACANG TANAH (Arachis hypogaea L.) MELALUI PEMBERIAN PUPUK ORGANIK CAIR BATANG PISANG INCREASING THE PRODUCTION OF PEANUT (Arachis hypogaea L.) THROUGH PROVIDING LIQUID ORGANIC FERTILIZER OF BANANA STEM Ari Dwi Ardian; Ratri Yulianingsih; Mangardi Mangardi
Publikasi Informasi Pertanian Vol 22 No 1 (2026): PIPER
Publisher : Universitas Kapuas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51826/piper.v22i1.1954

Abstract

Produksi kacang tanah di Kabupaten Sintang masih rendah jika dibandingkan dengan potensi hasilnya. Salah satu upaya untuk meningkatkan produksi kacang tanah adalah memberikan unsur hara pada tanaman, berupa pupuk organik cair (POC) batang pisang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan produksi kacang tanah melalui pemberian POC batang pisang. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK), terdiri dari 5 taraf perlakuan, yaitu P0  = tanpa POC batang pisang, P1  = 150 ml POC batang pisang per liter air ; P2 = 300 ml POC batang pisang per liter air ; P3 = 450 ml POC batang pisang per liter air ; P4 = 600 ml POC batang pisang per liter air. Parameter yang diamati adalah tinggi tanaman, berat basah berangkasan, jumlah polong, dan berat biji. Data dianalisis dengan Analisis Sidik Ragam dan dilanjutkan dengan Uji DMRT pada selang kepercayaan 95% dan 99%. Hasil penelitian dan analisa data menunjukkan bahwa pemberian POC batang pisang berpengaruh nyata terhadap produksi kacang tanah. Pemberian 600 ml POC batang pisang per liter air menghasilkan pertumbuhan dan hasil tanaman kacang tanah tertinggi, yang ditunjukkan dengan tinggi tanaman 68,05 cm, berat basah 159,01 gram, jumlah polong 21,77 buah, berat biji 36.93 gram.