Alnaya Tarisa Putri
Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Teknologi Augmented Reality (AR) Berbasis Website Untuk Katalog Produk Cetak UMKM Andcraft Production: Web-Based Augmented Reality (AR) Technology For Print Product Catalogs MSMEs Andcraft Production Alnaya Tarisa Putri; Aileena Solicitor Costa Rica El Chidtian; Pungky Febi Arifianto
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 6 No. 2 (2026): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v6i2.1207

Abstract

Perkembangan teknologi serta peran UMKM dalam perekonomian nasional menyebabkan UMKM harus dapat beradaptasi dalam melakukan pemasaran yang memanfaatkan peluang, inovatifm dan kreatif agar tetap bisa bertahan terhadap situasi tersebut. Melalui metode penelitian  kualitatif, penelitian ini akan mengidentifikasi terkait permasalahan yang dihadapi oleh salah satu UMKM di Surabaya yang bernama ANDCraft Production. Pendekatan Design Thinking dipilih untuk memahami permasalahan, mendefinisikan, mencari ide sebagai solusi permasalahan, membuat prototype dari ide yang ditetapkan, hingga melaksanakan tahapan uji coba. Dalam hal ini, permasalahan yang dihadapi ANDCraft Production sebagai UMKM ecoprint di tengah usia pemilik usaha membuat mereka perlu memiliki media pemasaran yag tidak hanya kreatif dan inovatif, tapi mampu memberikan akses kemudahan dalam pengimplementasiannya bagi pemilik UMKM, serta mudah diakses oleh semua target konsumen. Adapun solusi yang ditetapkan adalah merancang konsep katalog cetak yang dipadukan dengan Augmented Reality (AR) dalam memperkenalkan produk UMKM dengan menggunakan bantuan website pembuatan AR gratis mywebar.com. Tujuan dari pemanfaatan AR gratis ini guna memudahkan UMKM dalam menggunakannya tanpa takut batasan usia, biaya, dan tenaga. Selain itu, agar dapat menjangkau konsumen dari semua kriteria, khususnya bagi mereka yang berusia 50 tahun ke atas dan tidak memiliki media sosial untuk mengakses detail produk.