Meningkatnya usia harapan hidup pada lansia, berpotensi meningkatkan bertambahnya permasalahan pada lansia, salah satunya adalah masalah kesehatan mental. Kesehatan mental lansia merupakan salah satu permasalahan yang perlu untuk diperhatikan. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk melakukan screening awal gangguan mental emosional dan memberikan edukasi tentang kesehatan jiwa pada lansia. Kegiatan ini diikuti oleh 21 lansia yang merupakan peserta dari Posyandu lansia yang ada di Kelurahan Ngampel, Kota Kediri. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan melakukan screening kesehatan mental emosional dengan menggunakan Self-Reporting Questionnaire (SRQ) sebelum dilakukan edukasi kesehatan jiwa. Setelah dilakukan edukasi kesehatan jiwa, dilakukan kembali pengukuruan mental emosional dengan menggunakan Self-Reporting Questionnaire (SRQ). Hasil screening/ pre-test menggunakan SRQ yang dilakukan pada 21 lansia diperoleh hasil sebagian besar lansia yaitu sejumlah 15 orang (71,4%) tidak terindikasi mengalami gangguan mental emosional atau distres emosional dan hampir setengah lansia yaitu sejumlah 6 orang (28,5%) memiliki indikasi adanya gangguan mental emosional atau distres emosional. Setelah dilakukan kegiatan edukasi didapatkan hampir seluruh lansia sejumlah 18 orang (85,7%) tidak terindikasi mengalami gangguan mental emosional atau distres emosional dan sebagian kecil lansia yaitu sejumlah 3 lansia (14,2%) yang memiliki indikasi adanya gangguan mental emosional atau distres emosional. Dapat disimpulkan bahwa jumlah lansia yang memiliki inidikasi adanya gangguan mental mengalami penurunan setelah mendapatkan edukasi.