Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN ANAK DARI KELUARGA DENGAN GANGGUAN JIWA DI DAERAH WEWEWA Umbu Lede, Yohanes; Ngongo, Marselina; T.Ama, Vinsensius
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 4 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i4.%p

Abstract

Kegiatan pengabdian edukasi dan pemberdayaan anak-anak dari keluarga dengan gangguan jiwa ini muncul dari tingginya prevalensi gangguan jiwa di daerah Wewewa, Kabupaten Sumba Barat Daya, NTT, di mana anak-anak dari keluarga terdampak menghadapi stigma budaya, keterbatasan akses pendidikan, dan resiko kemiskinan struktural. Prevalensi gangguan jiwa di NTT pada anak dari keluarga dengan gangguan jiwa di daerah Wewewa rentan putus sekolah dan dapat berdampak pada ketidakpastian masa depan. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan literasi kesehatan mental anak-anak, membekali keterampilan memahami kondisi orang dengan kondisi gangguan jiwa, serta mengurangi stigma untuk membangun resiliensi komunitas. Metode terdiri dari pendekatan community-based: (1) workshop edukasi kesehatan jiwa; (2) pemberian makanan tambahan bagi ibu; (3) pemnatauan dan evaluasi; serta (4) penguatan kemitraan, dan advokasi kebijakan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan, dan reduksi stigma terhadap anak atau keluarga dengan gangguan jiwa (skala self-esteem). Rekomendasi meliputi pengintegrasian program ke posyandu desa, kerjasama dengan Dinas Sosial Sumba Barat Daya untuk skalabilitas, pelatihan berkelanjutan bagi kader lokal, serta penelitian follow-up dampak jangka panjang guna replikasi di berbagai lokasi lainnya
PELATIHAN PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA KELAS XI SMA HKY WEEKOMBAKA Kami, Kanisius; Umbu Lede, Yohanes; Doni Kelen, Konradus; Bora, Selviana; Saingo, Petronela
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 5 (2026): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i5.2172-2180

Abstract

Kegiatan pelatihan peningkatan keterampilan berbicara siswa kelas XI SMA HKY Weekombaka dilaksanakan atas dasar adanya realitas yang menunjukkan bahwa sebagian besar siswa kelas XI masih mengalami kesulitan dalam menyampaikan gagasan secara runtut dan meyakinkan. Siswa kurang percaya diri saat berbicara di depan kelas, terbatas dalam penguasaan kosakata, serta cenderung pasif ketika menyampaikan pendapat. Kondisi ini menunjukkan bahwa keterampilan berbicara siswa masih perlu ditingkatkan melalui pembinaan yang terarah dan sistematis. Siswa masih menghadapi kesulitan ketika berbicara di depan umum, dan kesulitan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti kurangnya pengalaman, ketidakpercayaan pada kemampuan diri, dan tidak adanya keterampilan komunikasi yang efektif. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan keberanian siswa dalam mengemukakan pendapat, memperluas penguasaan kosakata, serta menumbuhkan sikap positif terhadap kegiatan berbicara. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kompetensi berbahasa siswa, tetapi juga mendukung pengembangan karakter percaya diri, kritis, dan komunikatif sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian terdiri dari: (1) pemaparan materi; (2) demonstrasi; (3) Latihan terbimbing; (4) simulasi; (5) Diskusi dan refleksi. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak dalam bericara dan mengungkapkan pendapat di forum. Anak-anak semakin terampil berbicara, berani tampil, dan mampu mengekspresikan ide secara jelas, sehingga pelatihan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung pengembangan kompetensi komunikasi siswa sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan dan kehidupan di masa depan