This study examines the phenomenon of padel, sporting activity, as an emerging lifestyle practice among Generation Z in Indonesia and its role in shaping social identity. Using a qualitative phenomenological approach, the research explores the lived experiences of seven Gen Z padel players in urban settings. The findings reveal that padel is perceived not merely as a recreational sport but as a marker of modern identity, social belonging, and digital self-presentation. Social media plays a central role in introducing padel, reinforcing its symbolic value, and enabling the performance of identity through visual representation. Padel also functions as a social arena that facilitates interpersonal connection, community formation, and network expansion. Additionally, the activity serves as a means of emotional regulation, supporting Gen Z's efforts to manage stress and maintain psychological well-being. The study highlights how global cultural flows, digital communication, and lifestyle aspirations converge to position padel as a symbolic and socially meaningful practice within the everyday lives of Indonesian Gen Z. Penelitian ini menganalisis fenomena olahraga padel sebagai praktik gaya hidup yang berkembang di kalangan Generasi Z di Indonesia serta perannya dalam pembentukan identitas sosial. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis, penelitian ini menggali pengalaman hidup tujuh pemain padel Gen Z di kawasan urban. Hasil penelitian menunjukkan bahwa padel dipahami bukan semata sebagai olahraga rekreasi, tetapi sebagai penanda identitas modern, keanggotaan sosial, dan representasi diri di ruang digital. Media sosial berperan penting dalam memperkenalkan padel, memperkuat nilai simboliknya, serta memfasilitasi performativitas identitas melalui representasi visual. Padel juga menjadi ruang sosial untuk membangun kedekatan, membentuk komunitas, dan memperluas jejaring. Selain itu, aktivitas ini berfungsi sebagai mekanisme regulasi emosi yang membantu Gen Z mengelola tekanan hidup dan menjaga kesejahteraan psikologis. Temuan penelitian memperlihatkan bagaimana arus budaya global, komunikasi digital, dan aspirasi gaya hidup berinteraksi dalam menjadikan padel sebagai praktik simbolik yang bermakna dalam kehidupan Gen Z di Indonesia.