Dalam menghadapi tantangan Society 5.0 yang menekankan integrasi sinergis antara manusia dan teknologi, pendidikan vokasi memainkan peran krusial dalam membekali siswa dengan kompetensi relevan. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa SMK melalui pembelajaran berbasis robotika. Metodologi yang digunakan berupa pelatihan, dan dilaksanakan selama dua hari di SMK Negeri 1 Sumedang dengan melibatkan 40 siswa dari program studi Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Komputer dan Jaringan, serta Elektro. Pelatihan difokuskan pada perakitan dan pemrograman Multi-Functional Mobile Robot (MMR) yang mengintegrasikan tiga fitur: Bluetooth Control, Obstacle Avoider, dan Line Follower. Evaluasi efektivitas pelatihan dilakukan melalui pre-test, post-test, dan Torrance Test untuk mengukur peningkatan kompetensi teknis dan kreativitas. Hasil analisis menggunakan uji normalitas gain (N-gain) menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman konsep robotika dan kelistrikan dengan nilai N-gain di atas 0.9. Sementara itu, hasil Torrance Test menunjukkan pengembangan kreativitas siswa dengan nilai rata-rata tertinggi pada aspek elaborasi (1.94) dan keabstrakan judul (1.92). Secara keseluruhan, pelatihan ini berhasil meningkatkan 86.6% kemampuan siswa dalam lingkup creativity-driven future, menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis robotika melalui pendekatan proyek merupakan strategi efektif untuk mempersiapkan siswa menghadapi tantangan Society 5.0. Rekomendasi untuk pengembangan ke depan meliputi perpanjangan durasi pelatihan dan pengayaan fitur robot untuk meningkatkan kompleksitas pembelajaran.