Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUMAN RESOURCE DEVELOPMENT STRATEGIES FOR ENHANCING ORGANIZATIONAL PERFORMANCE IN THE DIGITAL ERA Sigit Purwanto; Kasmin; Samudra Syarif Wahyu Hidayatullah; Dendy Tirtoadisuryo
INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS Vol. 1 No. 7 (2025): INTERNATIONAL JOURNAL OF FINANCIAL ECONOMICS (IJEFE)
Publisher : CV. Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rapid advancement of digital technology has significantly transformed Human Resource Development (HRD) strategies, necessitating a shift towards innovative, technology-driven approaches. This study explores HRD strategies that enhance organizational performance in the digital era, focusing on talent acquisition, employee training and development, leadership development, performance management, and workplace culture. Organizations leverage digital tools such as artificial intelligence (AI)-driven applicant tracking systems, e-learning platforms, and virtual reality (VR) training to equip employees with essential digital competencies. Continuous learning and upskilling have become fundamental HRD components, enabling employees to adapt to evolving job roles and technological advancements. Leadership development in the digital age emphasizes digital literacy, agility, and transformational leadership to drive organizational success. Furthermore, performance management has evolved to incorporate real-time feedback, data analytics, and AI-driven evaluation techniques to optimize employee performance and engagement. A positive workplace culture fostering inclusivity, collaboration, and psychological safety is essential for sustaining innovation and productivity in digital work environments. This study employs a qualitative case study approach, utilizing in-depth interviews, participatory observation, and document analysis to examine HRD strategies in organizations undergoing digital transformation. Thematic analysis is used to identify key patterns contributing to organizational performance. Findings suggest that leveraging technology-driven HRD strategies enhances workforce adaptability, engagement, and overall business success. Organizations must continuously refine HRD practices to address emerging workforce trends, ethical considerations, and digital disruptions. Future research should investigate the long-term impact of digital HRD initiatives on employee satisfaction, retention, and organizational growth in a rapidly evolving business landscape.
Analisis Faktor Finansial dan Motivasi Intrinsik terhadap Keberlanjutan UMKM Makanan Skala Mikro Sifa Awalunisa Al Mugni; Kasmin Kasmin; Samudra Syarif Wahyu Hidayatullah; Alamsyah Siregar; Din Eri Pratama
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 9, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v9i4.2025.2316-2320

Abstract

Keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seringkali dihadapkan pada tantangan fundamental terkait permodalan dan dorongan personal pelaku usaha. Masalah utama yang sering diperdebatkan adalah faktor mana yang lebih dominan dalam menentukan keberhasilan awal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh modal usaha sebagai faktor finansial dan motivasi kerja sebagai faktor intrinsik terhadap keberlanjutan UMKM bidang makanan di Kabupaten Bekasi. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel jenuh sebanyak 117 responden, dan data dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, motivasi kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keberlanjutan usaha (p0.05), sedangkan modal usaha tidak berpengaruh signifikan (p0.05). Meskipun demikian, secara simultan kedua faktor tersebut berpengaruh signifikan terhadap keberlanjutan usaha. Kesimpulan dari temuan ini adalah pada tahap awal dan skala mikro, kekuatan motivasi internal pelaku usaha menjadi prediktor keberlanjutan yang lebih kuat dibandingkan besaran modal awal. Temuan ini memberikan perspektif penting bagi program pendampingan UMKM agar tidak hanya berfokus pada bantuan finansial, tetapi juga pada penguatan mentalitas wirausaha.