Pembelajaran dalam mata kuliah Teknologi Media Sosial masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam branding UMKM secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan branding UMKM siswa melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (CAR) dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah yang terintegrasi dengan pemanfaatan platform media sosial sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengembangkan strategi branding, membuat konten kreatif, dan mengelola media sosial UMKM secara efektif. Selain itu, keterlibatan dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran juga meningkat secara signifikan. Mahasiswa mampu menerapkan konsep pemasaran digital secara lebih kontekstual dan praktis. Diskusi menunjukkan bahwa penggunaan PBL yang didukung oleh media sosial dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Integrasi teknologi media sosial juga memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digital marketing. Kesimpulannya, penerapan metode PBL yang didukung oleh media sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan branding UMKM mahasiswa dan berdampak positif pada kesiapan mereka terhadap tenaga kerja digital.