Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Konsep Butterfly Effect Dalam Pengaruh Emosi Kontrol Generasi Zoomer Dan Hasil Masa Depan Mereka Dini, Winda Widya; adiastari, Mirza R; Raditantri, Risti; Sanjaya, Rendi David
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.15246

Abstract

The “butterfly effect” refers to a concept in chaos theory, where small events can have significant, large-scale consequences. It is described that an action or decision that seems small will have very different consequences. As a generation of Zoomers who we know are emotionally unstable, will the butterfly effect affect their life goals? Because without realizing it, small things done without careful thought will have questionable impacts in the future. Common sense cannot predict this concept, but the butterfly effect often brings delayed regret for someone who has unknowingly fallen into this concept. Unstable emotional control often provides short-lived choices based only on momentary ego, so it can be expected that these choices will lead to undesirable results.
Penerapan Metode Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Sosial untuk Meningkatkan Kemampuan Branding UMKM pada Mahasiswa Mata Kuliah Teknologi Sosial Media Dini, Winda Widya; Ariksa, Rizky Widya
Indo Green Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i1.166

Abstract

Pembelajaran dalam mata kuliah Teknologi Media Sosial masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam branding UMKM secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan branding UMKM siswa melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (CAR) dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah yang terintegrasi dengan pemanfaatan platform media sosial sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengembangkan strategi branding, membuat konten kreatif, dan mengelola media sosial UMKM secara efektif. Selain itu, keterlibatan dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran juga meningkat secara signifikan. Mahasiswa mampu menerapkan konsep pemasaran digital secara lebih kontekstual dan praktis. Diskusi menunjukkan bahwa penggunaan PBL yang didukung oleh media sosial dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Integrasi teknologi media sosial juga memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digital marketing. Kesimpulannya, penerapan metode PBL yang didukung oleh media sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan branding UMKM mahasiswa dan berdampak positif pada kesiapan mereka terhadap tenaga kerja digital.
Penerapan Metode Problem Based Learning (PBL) Berbantuan Media Sosial untuk Meningkatkan Kemampuan Branding UMKM pada Mahasiswa Mata Kuliah Teknologi Sosial Media Dini, Winda Widya; Ariksa, Rizky Widya
Indo Green Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Green 2026
Publisher : Published by Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/green.v4i1.166

Abstract

Pembelajaran dalam mata kuliah Teknologi Media Sosial masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan keterampilan praktis siswa dalam branding UMKM secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan branding UMKM siswa melalui penerapan metode Problem Based Learning (PBL) yang didukung oleh media sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (CAR) dengan pendekatan Pembelajaran Berbasis Masalah yang terintegrasi dengan pemanfaatan platform media sosial sebagai media pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan siswa dalam mengembangkan strategi branding, membuat konten kreatif, dan mengelola media sosial UMKM secara efektif. Selain itu, keterlibatan dan partisipasi mahasiswa dalam pembelajaran juga meningkat secara signifikan. Mahasiswa mampu menerapkan konsep pemasaran digital secara lebih kontekstual dan praktis. Diskusi menunjukkan bahwa penggunaan PBL yang didukung oleh media sosial dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih aktif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Integrasi teknologi media sosial juga memperkuat keterampilan mahasiswa dalam menghadapi tantangan digital marketing. Kesimpulannya, penerapan metode PBL yang didukung oleh media sosial efektif dalam meningkatkan keterampilan branding UMKM mahasiswa dan berdampak positif pada kesiapan mereka terhadap tenaga kerja digital.