Ratmana, Fadhil Rendragraha
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Intruksi Untuk Atlet Syafa'atullisan, Muhammad Fatah; Ratmana, Fadhil Rendragraha; Dani, Dannar Julian Indra; Setiawan, Faathir Indra; Nugraha, Septian; Irvani, Muhammad Rizka; Rizkyanfi, Mochamad Whilky
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 6 No 3 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v6i3.3283

Abstract

Penelitian ini menyoroti peran penting penggunaan bahasa Indonesia dalam instruksi pelatih-atlet selama latihan olahraga, berdasarkan survei yang melibatkan sejumlah responden. Hasil survei menunjukkan bahwa mayoritas responden merasakan manfaat signifikan dari penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi pelatih-atlet. Sebanyak 66,7% responden menyatakan bahwa bahasa Indonesia memudahkan komunikasi, sedangkan 72% merasa bahwa bahasa ini memperlancar komunikasi pelatih-atlet. Penggunaan bahasa Indonesia terbukti membantu dalam pemahaman instruksi pelatih (62,5%), meningkatkan kedisiplinan (48%), serta mempercepat respons atlet terhadap instruksi pelatih. Selain itu, bahasa Indonesia juga berperan dalam membangun rasa kebersamaan dalam tim (52%) dan meningkatkan rasa percaya diri atlet (52%). Penelitian ini juga menekankan pentingnya penyesuaian bahasa oleh pelatih sesuai dengan kemampuan berbahasa atlet untuk mencapai komunikasi yang optimal. Bahasa Indonesia terbukti efektif dalam mengurangi hambatan budaya dalam tim yang beragam, sehingga memperkuat kesatuan dan kinerja tim. Berdasarkan temuan ini, beberapa rekomendasi diberikan, termasuk pentingnya penggunaan bahasa yang inklusif dan penyesuaian instruksi oleh pelatih, yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas komunikasi dalam latihan olahraga. Penyesuaian ini diharapkan tidak hanya memperlancar komunikasi, tetapi juga memperkuat kedisiplinan, kepercayaan diri, dan kebersamaan di antara atlet.