Edra Passaribu
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Studi Tentang Pola Cedera Yang Sering Terjadi Pada Atlet Tenis Lapangan Dan Upaya Pencegahannya Mufti Abdillah; Jeremia Tarigan; M. Fahri Arridho; Edra Passaribu; Indah Khustul Khotimah; Nurkadri
Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga Vol 7 No 1 (2026): Jumper: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Olahraga
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/jumper.v7i1.5284

Abstract

Tenis lapangan merupakan olahraga dengan tuntutan kekuatan, kecepatan, daya tahan, koordinasi, dan konsentrasi tinggi. Gerakan berulang dan perubahan arah secara tiba-tiba membuat atlet rentan mengalami cedera, terutama pada lengan dan ekstremitas bawah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pola cedera yang sering terjadi pada atlet tenis lapangan, faktor penyebabnya, dan upaya pencegahan yang dilakukan. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 20 atlet Klub Tenis UNIMED yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis cedera yang paling banyak dialami adalah tennis elbow (40%), cedera pergelangan tangan (25%), pergelangan kaki (20%), bahu (10%), dan lutut (5%). Cedera lebih banyak terjadi saat latihan (60%) dibanding pertandingan (40%). Faktor dominan penyebab cedera adalah teknik pukulan yang kurang tepat (45%), pemanasan yang tidak optimal (30%), kelelahan otot (15%), serta penggunaan raket yang tidak sesuai (10%). Upaya pencegahan yang dilakukan atlet meliputi pemanasan dan peregangan (85%), pendinginan (70%), latihan penguatan otot (60%), evaluasi teknik (50%), serta istirahat dan perawatan pascalatihan (40%), namun belum diterapkan secara konsisten. Penelitian menyimpulkan bahwa cedera pada atlet tenis lapangan berkaitan erat dengan faktor teknik dan kesiapan fisik. Penguatan otot spesifik, peningkatan kualitas pemanasan, serta pengawasan teknik dapat menjadi strategi pencegahan cedera yang efektif.