Nindia Syamsi Amali
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS KUALITATIF FAKTOR PENYEBAB SISA MAKANAN PADA PASIEN ANAK Nindia Syamsi Amali; Yudi Arimba Wani; Arfiani, Eva Putri
Majalah Kesehatan Vol. 13 No. 1 (2026): Majalah Kesehatan
Publisher : Faculty of Medicine Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/majalahkesehatan.2026.013.01.8

Abstract

Jumlah sisa makanan pasien menggambarkan asupan zat gizi seorang pasien di ruang rawat inap. Tingginya persentase sisa makanan pada pasien anak masih kerap terjadi sehingga berisiko dapat meningkatkan kondisi malnutisi yang dapat menghambat penyembuhan penyakit. Penelitian ini bertujuan meneliti secara kualitatif terkait faktor-faktor penyebab dari jumlah sisa makanan pada pasien anak. Penelitian ini merupakan studi kualitatif. Pengambilan data dilakukan dengan metode wawancara mendalam semi terstruktur kepada pasien berusia 10–18 tahun. Pemilihan informan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Uji keabsahan data pada penelitian ini menggunakan triangulasi sumber. Hasil analisis dari 14 orang pasien anak menunjukkan faktor-faktor penyebab sisa makanan meliputi faktor internal pasien yaitu perilaku makan (preferensi, membeli makanan dari luar, membawa makanan dari rumah), kondisi emosional, kondisi klinis (mual, nafsu makan turun, gangguan indera pengecap, gusi berdarah), jenis pengobatan, dan motivasi diri; faktor makanan yang meliputi mutu sensorik (rasa, aroma, tekstur, warna), porsi, suhu,  penyajian, variasi; dan faktor lingkungan yaitu kondisi lingkungan di mana pasien sedang dirawat serta serta dukungan dari keluarga. Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan temuan penelitian ini, sisa makanan pada pasien anak ditentukan oleh faktor internal pasien, makanan, dan lingkungan rumah sakit. Perlu dilakukan upaya untuk meminimalkan sisa makanan pasien anak dengan meningkatkan mutu pelayanan makanan, edukasi gizi tentang konsumsi makanan, dan mnciptakan ruang rawat inap yang nyaman.