Sembelit pada anak merupakan masalah kesehatan yang sering diabaikan, meskipun memiliki dampak besar terhadap kualitas hidup dan perkembangan anak. Gaya hidup sedentari serta rendahnya asupan serat dari buah dan sayur merupakan penyebab utamanya. Upaya edukasi gizi yang ada sering kali kurang efektif karena tidak sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media edukatif berupa cerita bergambar berjudul Upi Melawan Sembelit, yang mengenalkan pentingnya konsumsi buah dan sayur melalui narasi yang komunikatif, menyenangkan, dan sesuai dengan tahap perkembangan kognitif anak. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk merancang, menguji, dan menyempurnakan media. Inovasi utama dari media ini terletak pada integrasi elemen visual yang menarik, karakter edukatif, serta konten gizi dalam format cerita yang sesuai untuk anak. Validasi oleh ahli terhadap aspek isi, penyajian, bahasa, dan konteks menunjukkan skor kelayakan yang sangat tinggi, berkisar antara 98,3% hingga 100%. Revisi dilakukan untuk meningkatkan kualitas media, termasuk penambahan karakter Upi dan penataan ulang dialog agar alur cerita lebih jelas dan mudah dibaca. Uji coba terbatas pada anak usia 7–12 tahun sebanyak 30 orang melalui pengisian kuesioner terstruktur. Hasil uji coba menunjukkan anak-anak merespon sangat positif dengan skor 90,22%. Anak-anak menilai media ini menarik, mudah dipahami, dan efektif dalam menyampaikan pesan kesehatan secara menyenangkan. Dengan demikian, media ini dinilai layak digunakan sebagai sarana edukasi kesehatan, khususnya dalam pencegahan sembelit melalui peningkatan konsumsi buah dan sayur.