Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Risiko Bahaya K3 pada Proyek Revitalisasi Bendungan di Kabupaten Bogor dengan Metode HIRARC Indryani, Annissa Azzahra Mutia; Pharmawati, Kancitra
INFOMATEK Vol 28 No 1 (2026): Juni 2026 (In Progress)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/infomatek.v28i1.37337

Abstract

Tingginya angka kecelakaan kerja di sektor konstruksi Indonesia, ditambah kompleksitas risiko ganda (darat dan perairan) pada proyek berbasis air seperti revitalisasi bendungan, menuntut penerapan manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi bahaya, menilai tingkat risiko, dan merumuskan pengendalian spesifik menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Risk Control (HIRARC) pada proyek revitalisasi bendungan di Kabupaten Bogor. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan telaah dokumen, kemudian dianalisis menggunakan standar AS/NZS 4360:2004 untuk 6 kegiatan (pekerjaan persiapan, pengerukan, pembuatan dinding penahan tanah, pembuatan saluran gendong, pembuatan box culvert, pembuatan saluran pelimpah). Hasil penelitian menunjukkan dari 6 kegiatan terdapat 18 potensi risiko yang menunjukkan bahwa 83,3% risiko berada dalam kategori risiko sedang, sementara 16,7% risiko diklasifikasikan sebagai risiko tinggi. Risiko tinggi ini terpusat pada kegiatan pengerukan (cedera akibat longsoran galian), pembuatan saluran gendong (luka akibat runtuhnya dinding galian), dan pembuatan saluran pelimpah (cedera akibat jatuh dari ketinggian). Pengendalian diprioritaskan pada tingkat rekayasa teknik, meliputi pemasangan sistem penahan dinding galian, penggunaan kotak parit, serta pemasangan pagar pengaman dan jaring pengaman untuk pekerjaan di ketinggian. Selain itu, langkah administratif wajib mencakup sistem izin kerja, penetapan prosedur kerja aman, dan pelatihan spesifik. Penelitian ini memberikan panduan praktis dan ilmiah dalam memprioritaskan alokasi sumber daya K3 dan merumuskan intervensi mitigasi risiko secara tepat sasaran pada konstruksi berbasis air.