Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Strategi Pondok Pesantren Sulaimaniyah Sultan Selahaddin dalam Mengimplementasikan Program Unggulan Bahasa Turki dan Tahfiz di Lam Ara III Banda Aceh Indonesia Ali, Saif; Sakdiah, Sakdiah; Raihan, Raihan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 1 (2026): April: Women and Children Welfare in Indonesian Context
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i1.571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Pondok Pesantren Sulaimaniyah Sultan Selahaddin Lam Ara III Banda Aceh dalam mengimplementasikan program unggulan bahasa Turki dan tahfidz Alquran. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta pengawasan program dijalankan dalam satu kesatuan sistem kelembagaan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan penelitian lapangan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan informan yang terdiri dari pimpinan pesantren, pengajar, dan mahasantri. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan menjaga keabsahan melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program berjalan secara terstruktur dan berkelanjutan. Perencanaan disusun berdasarkan visi pembentukan generasi qur’ani yang berwawasan global, kemudian diterjemahkan dalam kurikulum dan target pembelajaran yang jelas. Pengorganisasian terlihat dari pembagian peran yang sesuai kompetensi serta pengelolaan lingkungan belajar yang kondusif. Pelaksanaan program berlangsung melalui rutinitas harian yang disiplin, pembiasaan belajar, serta pendekatan interaktif dalam pembelajaran bahasa. Sementara itu, pengawasan dilakukan secara langsung dan berkala melalui setoran hafalan, pencatatan perkembangan, serta evaluasi program. Meskipun demikian, pelaksanaan program masih menghadapi tantangan, terutama dalam pembagian waktu antara kegiatan pesantren dan perkuliahan.