Natasya Shenia Utami
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Effect of solvent temperature and dissolving time on the amount of yield from moringa (Moringa oleifera) leaf extractions: Pengaruh suhu pelarut dan waktu pelarutan terhadap jumlah rendemen dari hasil ekstraksi daun kelor (Moringa oleifera) Wulan Anggestia; Natasya Shenia Utami; Netta Anggraini
Makassar Dental Journal Vol. 12 No. 3 (2023): Volume 12 Issue 3 Desember 2023
Publisher : Makassar Dental Journal PDGI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Daun kelor (Moringa oleifera) mengandung beberapa senyawa metabolit sekunder yang berhubungan dengan antibakteri, yaitu senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, terpenoid dan tanin. Senyawa metabolit sekunder tersebut dapat terekstraksi dengan maksimal dengan pemilihan metode ekstraksi, pelarut yang digunakan dan optimasi suhu pelarut dan waktu pelarutan ketika melakukan ekstraksi agar diperoleh hasil rendemen ekstrak yang baik. Penelitian eksperimental laboratorium dengan ekstraksi metode maserasi untuk melihat pengaruh suhu dan waktu pelarutan terhadap hasil ekstraksi daun kelor. Diperoleh variasi suhu adalah T1= 30±2°C, T2=40±2°C, T3=50±2°C dan variasi waktu adalah t1=36 jam, t2= 48 jam, t3=60 jam yang terdiri atas 3 tingkatan dengan tiga kali pengulangan sehingga diperoleh 27 sampel. Rendemen ekstrak daun kelor dihitung berdasarkan berat sampel setelah proses ekstraksi terhadap berat serbuk awal sampel. Hasil penelitian menunjukkan jumlah rendemen yang tinggi diperoleh dari perlakuan ekstraksi pada suhu T2=40±2°C selama t3=60 jam sebesar 4,93%. Disimpulkan bahwa suhu pelarut dan waktu pelarutan berpengaruh terhadap jumlah rendemen yang dihasilkan, rendemen ekstrak dapat meningkat diikuti dengan suhu yang tinggi dan waktu ekstraksi yang semakin lama hingga mencapai batas optimal.