Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strengthening Students’ Mental Health through Responsible AI Literacy: The AIMAH Program at Muthahhari Foundation Iis Rosilah; Dima Noor Ziehad; Ayi M Sirojuddin; Albi Baihaqi; Nurina; Ujang Suyatman
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 6 No. 1 (2026): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (Februari)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v6i1.809

Abstract

This study aims to explore how responsible artificial intelligence (AI) literacy programs contribute to strengthening students' mental health. Using a qualitative research method with a case study approach at the Muthahhari Foundation, data were collected through in-depth interviews and participatory observation with students from various grade levels, starting from the early years of elementary school. The findings indicate that students are introduced from an early age to the smart use of mobile devices, basic coding, and the creative and productive utilization of AI-based applications. In parallel, the school also implements mental health reinforcement activities such as yoga, regular sports, outdoor learning, and "fun student hours" that support emotional balance and social interaction. The synergy between responsible AI literacy and mental health programs forms a holistic educational approach that prepares students to be not only technologically competent but also mentally resilient in facing the challenges of the digital era. This study recommends the development of an integrated AI literacy curriculum as well as continuous teacher training
KAIDAH TAFSIR  AYAT AL-QURAN SURAT AN-NAHL AYAT 42-43 TENTANG ETIKA  BELAJAR Iis Rosilah; Tia Patmawati; Heri Khoerudin
Journal of Golden Generation Education Vol. 2 No. 2 (2026): In Progress 2026 : Journal of Golden Generation Education
Publisher : PT. LEMBAGA PENERBIT PENELITIAN NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jgge.v2i2.783

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam penafsiran Al-Quran surah An-Nahl ayat 42-43 tentang etika belajar  dengan menitikberatkan pada penggunaan kaidah asbabun nuzul dan kaidah kebahasaan (linguistik). Kaidah tafsir merupakan fondasi metodologis dan landasan operasional dalam proses menginterpretasi Al-Qur'an guna mengungkap kedudukan serta fungsinya secara komprehensif. Etika belajar dipahami sebagai perangkat nilai moral dalam transmisi keilmuan yang bersumber pada Al-Qur'an dan As-Sunnah.. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi kepustakaan (library research). Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui pendekatan kaidah tafsir yang sistematis, makna etika belajar dalam Surah An-Nahl 42-43 memberikan penekanan pada pentingnya rujukan otoritatif dalam menuntut ilmu. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa penerapan etika belajar merupakan elemen fundamental dalam proses pendidikan. Oleh karena itu, baik pendidik maupun peserta didik berkewajiban menjaga integritas etis dan selektif dalam menentukan sumber rujukan guna mencapai kedalaman pemahaman ilmu yang hakiki.