Waradana, Alfarell Fadhil
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Struktur dan Kaidah Kebahasaan Video Stand-Up Comedy Edisi Januari dan Februari 2026 sebagai Alternatif Bahan Ajar Teks Anekdot Waradana, Alfarell Fadhil; Naryatmojo, Deby Luriawati
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) Vol 16, No 1 (2026): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP) (IN PROCESS)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v16i1.25612

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot dalam lima video stand-up comedy edisi Januari dan Februari 2026 yang dilakukan oleh Coki Pardede, Rigen, Mongol, Khairul Umam, dan Joel serta kelayakannya sebagai bahan ajar materi teks anekdot bahasa Indonesia kelas X. Kebaruan penelitian ini adalah pada video stand-up comedy edisi terbaru yang ada pada bulan Januari dan Februari tahun 2026 yang juga memberikan kesesuaian isi materi dengan tema atau konteks yang ada pada buku ajar teks anekdot. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi dan transkripsi terhadap video stand-up comedy sebagai sumber data. Kemudian, data tersebut dikaji dengan teknik analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks anekdot yang sesuai dengan materi teks anekdot kelas X. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 95 data yang terbagi menjadi 35 data struktur teks anekdot secara runtut dan 60 data kaidah kebahasaan yang muncul secara konsisten dalam video tersebut. Berdasarkan uji kelayakan menggunakan kriteria Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP), video tersebut dinyatakan layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung karena sesuai dengan capaian dan tujuan pembelajaran, tema, materi, dan kaidah kebahasaan teks anekdot. Hasil analisis tersebut dapat dimanfaatkan sebagai media audiovisual yang kontekstual, terbaru, serta menarik sebagai alternatif bahan ajar inovatif untuk meningkatkan motivasi belajar, keterampilan menyimak, dan kemampuan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran teks anekdot bahasa Indonesia.