This Author published in this journals
All Journal Jurnal Gizi Ilmiah
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Asupan Purin dengan Kadar Asam Urat pada Penderita Gout Atritis pada Masyarakat Pesisir di Desa Ulunipa Wilayah Kerja Puskesmas Ulunambo Kecamatan Menui Kepulauan Mahi, Putri A; ., Mien; Ihsan, Habib
Jurnal Gizi Ilmiah Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Gizi Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Karya Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46233/jgi.v13i1.1548

Abstract

Gout artritis sering disebut sebagai penyakit asam urat adalah suatu kondisi medis yang terjadi karena endapan kristal asam urat di dalam tubuh. Prevalensinya terus meningkat, termasuk di Sulawesi Tengah yang mencatat 3.013 kasus pada 2023. Di wilayah kerja Puskesmas Ulunambo jumlah kasus naik dari 412 pada 2023 menjadi 687 pada 2024, dengan 92 kasus di Desa Ulunipa. Masyarakat desa ini terbiasa mengonsumsi makanan laut serta sayuran tinggi purin sehingga berisiko meningkatkan kadar asam urat.Tujuan penelitian ini untuk Mengetahui hubungan asupan purin dengan kadar asam urat pada penderita gout artritis di Desa Ulunipa wilayah kerja Puskesmas Ulunambo Kecamatan Menui Kepulauan. Metode Penelitian yang di gunakan desain deskriptif korelasional dengan pendekatan cross-sectional dan Sempel pada penelitian ini yaitu berjumlah 48 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan dengan food recall 24 jam dan pemeriksaan kadar asam urat menggunakan EasyTouch. Uji analis yang digunakan yaitu dengan menggunakan uji Chi-Square dengan hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar responden memiliki kadar asam urat tinggi28 (58,3%) dan asupan purin berlebih 29 (60,4%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,00 (<0,05) yang berarti terdapat hubungan signifikan antara asupan purin dengan kadar asam urat. Sehingga penelitian ini dapat menambah wawasan tentang hubungan asupan purin dengan kadar asam urat, bermanfaat bagi ilmuwan, pemerintah, masyarakat, dan peneliti, serta dapat dijadikan referensi pencegahan, pedoman pola makan sehat, dan dasar penelitian berikutnya.