Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Dukungan Sosial dengan Burnout pada Perawat Intensive Care Di RSUD X Nur Azis, Aulya; Haryeti, Popon; Prameswari Kusuma Astuti, Ayu
Khatulistiwa Nursing Journal Vol. 8 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : STIKes YARSI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53399/knj.v8i1.423

Abstract

Latar Belakang: Perawat yang bekerja di unit Intensive Care memiliki tuntutan kerja tinggi dan tekanan emosional yang berkelanjutan, sehingga rentan mengalami burnout. Dukungan sosial sendiri diyakini memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan psikologis perawat, karena dapat memberikan rasa aman, dihargai, serta meningkatkan motivasi sehingga mampu mengurangi dampak stres kerja yang berlebihan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan burnout pada perawat Intensive Care di RSUD X. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional dan desain cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 60 perawat yang bekerja di ruang ICU, NICU, dan HCCU, dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen Multidimensional Scale of Perceived Social Support (MSPSS) untuk mengukur dukungan sosial dan Maslach Burnout Inventory-Human Services Survey (MBI-HSS) untuk mengukur tingkat burnout yang telah dialih bahasa oleh peneliti sebelumnya. Hasil: Hasil uji Spearman’s Rank Correlation memperoleh nilai p = 0,000 (p < 0,05) dan nilai korelasi Spearman ρ (rho) = –0,767, menunjukkan adanya hubungan negatif yang kuat dan signifikan antara dukungan sosial dan burnout. Artinya, semakin tinggi dukungan sosial yang diterima perawat, semakin rendah tingkat burnout yang dialami. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara dukungan sosial dengan burnout pada perawat Intensive Care.