Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Serbuk Jamu Tradisional Di Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung Sebagai Upaya Peningkatan Nilai Ekonomis Riyadah, Mawaddatur; Septy Deas Hidayatus Sholihah; Fina Tri Handayani; Wardah Fidausi; Vedya Griesa Andhara; Yusril Ma’ruf; Nasywa Salsabila; Hafidz Nur Luthfi
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i2.17682

Abstract

Desa Mojotrisno Kecamatan Mojoagung dikenal sebagai kampung jamu dengan tradisi produksi jamu cair yang telah berlangsung turun-temurun. Namun, keterbatasan daya simpan jamu cair menjadi kendala dalam perluasan pasar dan peningkatan nilai ekonomis produk. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam memproduksi jamu tradisional berbentuk serbuk guna memperpanjang daya simpan, serta memperkuat nilai ekonomis dan branding desa. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan model pelatihan dan praktik langsung (learning by doing). Peserta terdiri dari 16 orang, meliputi penjual jamu, pelaku usaha mikro kecil (UMK), dan ibu rumah tangga. Praktik pembuatan serbuk jahe dilakukan melalui tahapan pengupasan, pencucian, penghalusan, penyaringan, perebusan, penambahan gula bertahap, kristalisasi, dan penghalusan ulang. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan serbuk jahe dengan tekstur halus, daya simpan lebih lama, serta lebih praktis untuk dikemas dan dipasarkan dibandingkan jamu cair. Inovasi ini terbukti meningkatkan pemahaman teknis peserta sekaligus membuka peluang usaha rumahan berbasis potensi lokal. Pelatihan ini menjadi langkah awal dalam penguatan ekonomi masyarakat serta branding Desa Mojotrisno sebagai kampung jamu yang inovatif dan bernilai tambah.
Good School Governance Through Technological Transformation: Implementation of Digital Attendance at SMK PGRI Mojoagung to Meet Global Demands Ghafur, Zakky; Mutia Mahmudah; Winarsih Vilia Sari; Rulli Fatmawati; Rita Nurmalia; Fina Tri Handayani; Winda Nurlaily Rafikalia Iskandar
Society : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2026): Juli
Publisher : Edumedia Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55824/azkbx619

Abstract

This community engagement activity aimed to implement a digital attendance system using spreadsheets and QR Codes at SMK PGRI Mojoagung, which previously used manual attendance. The main problems faced by the school were the low efficiency of attendance data recapitulation and limited administrative transparency, which affected the quality of school governance. The implementation method consisted of an initial survey, interviews with school partners, digital system design, QR Code preparation for student cards, user training, and implementation evaluation involving 180 tenth-grade students. The results showed improved efficiency in attendance recording, greater data accuracy, easier real-time monitoring, and stronger communication between the school and parents through WhatsApp notifications. The activity also supported the application of good school governance principles through more standardized procedures, faster data updates, and traceable attendance records that can be used as evidence for school accreditation. However, implementation still requires attention to infrastructure readiness, user digital literacy, data integrity, and student personal data protection.