Sari, Nadya Dwita Fatma
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Tentang Anemia Dengan Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri di SMK N 1 Negrikaton Kabupaten Pesawaran Sari, Nadya Dwita Fatma; Fuaida, Fatmah Indriana; Kariny, Elsy Juni Andri
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1066

Abstract

Pendahuluan: Anemia masih menjadi masalah kesehatan pada remaja putri yang disebabkan oleh kurangnya asupan zat besi dan kehilangan darah saat menstruasi. Salah satu cara dalam pencegahannya adalah konsumsi tablet tambah darah (TTD), namun kepatuhan remaja masih rendah. Pengetahuan merupakan faktor penting yang mempengaruhi perilaku kesehatan, termasuk kepatuhan konsumsi TTD. Tujuan: Menganalisis hubungan antara pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di SMK N 1 Negrikaton Kabupaten Pesawaran. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah sampel yaitu 84 responden (total sampling). Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dengan tingkat signifikansi p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang (59,5%) dan kepatuhan rendah (67,9%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan kepatuhan konsumsi TTD (p = 0,002). Simpulan: Pengetahuan berhubungan signifikan dengan kepatuhan konsumsi TTD, namun hubungan tersebut tidak sepenuhnya linear. Oleh karena itu, peningkatan kepatuhan memerlukan pendekatan komprehensif melalui edukasi, motivasi, dan dukungan sosial.
Hubungan Pemberian ASI Eksklusif, Cuci Tangan dan Penggunaan Air Bersih terhadap Kejadian Diare Pada Bayi Usia 0-12 Bulan Di Puskesmas Kalianda Tahun 2024 Kariny, Elsy Juni Andri; Fuaida, Fatmah Indriana; Sari, Nadya Dwita Fatma
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 4 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i4.1151

Abstract

Pendahuluan: Diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan di dunia, termasuk di Indonesia, karena dapat menyebabkan kematian, terutama pada anak di bawah usia 5 tahun (Kemenkes RI, 2022). Setiap tahun, angka kematian pada anak mencapai 91.000, dengan penyebab utama berupa infeksi gastroenteritis, yaitu penyakit diare (WHO, 2024). Di Kabupaten Lampung Selatan, tercatat 546 kasus diare pada bayi, dengan 75 kasus (7,59%) terjadi di UPTD Puskesmas Kalianda pada tahun 2024. Kondisi ini menunjukkan bahwa diare masih menjadi masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian, terutama terkait faktor-faktor yang memengaruhi kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hal tersebut. Metode: Metode penelitian ini menggunakan rancangan sectional. Populasi penelitian sebanyak 130 bayi berusia 0-12 bulan. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 57 responden. Hasil: Uji bivariat menunjukkan nilai chi-square untuk pemberian ASI eksklusif (p = 0,024), kebiasaan cuci tangan ibu (p = 0,010), dan penggunaan air bersih (p = 0,026). Kesimpulan: terdapat hubungan antara pemberian ASI eksklusif, kebiasaan cuci tangan ibu dan penggunaan air bersih dengan kejadian diare pada bayi usia 0-12 bulan di UPTD Puskesmas Kalianda.