Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS SABUT KELAPA SEMI OTOMATIS Dasrizal Jauhari; Pancrasius Kevin Donasis; Muhammad Yusuf Ali; Irwan Paserangi
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perancangan ini bertujuan untuk (1) menghasilkan desain dan gambar kerja konstruksi mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis yang kuat, kokoh, aman, dan efisien.(2) Mendapatkan hasil uji kinerja Mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis (3) Mendapatkan hasil analisis ekonomi Mesin Pengupas sabut kelapa semi otomatis. Tiga rumusan masalah diajukan dan berhubungan dengan ketiga tujuan perencanaan. Proses perancangan mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis dilakukan dengan tahapan yaitu perencanaan dan penjelasan fungsi, perencanaan konsep produk (gambar kerja). Analisis teknik meliputi analisis daya, torsi yang terjadi pada poros dan kontruksi rangka. Tenaga penggerak mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis direncanakan menggunakan motor bakar dengan daya 5.5 HP dan Torsi maksimum 2500 rpm, daya di teruskan melalui pulley dan v-belt. Hasil perancangan menghasilkan mesin pengupas sabut kelapa semi otomatis dengan spesifikasi ukuran 90 × 80 × 70 cm. Profil siku   4×4 cm dengan bahan St 30, casing menggunakan body silynde dari drum dan gigi pembalik dari gear motor yang telah dimodifikasi, dengan estimasi biaya perancangan +-4.000.000.00
PEMBERDAYAAN DAN BUDIDAYA PETANI DUCK DENGAN MENINGKATKAN KUALITAS BENIH DAN PRODUKSI DENGAN MENGGUNAKAN TEKNOLOGI TEPAT MELALUI LAYANAN PELAJARAN SISWA (KKN-PPM) DI DESA SAMAENRE, KABUPATEN MALLAWA KABUPATEN MAROS Irwan Paserangi; Andi Febriana Tamrin
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari program layanan belajar siswa (KKN-PPM) adalah untuk meningkatkan kesadaran dan empati tentang masalah yang dihadapi oleh masyarakat desa KKN, sehingga terjadi perubahan perilaku siswa dan kelompok sasaran. Selain itu, ini juga untuk memberdayakan petani / peternakan itik di Desa Samaenre, Kecamatan Mallawa, Kabupaten Maros. Target spesifik yang ingin dicapai adalah meningkatkan kualitas benih itik dan meningkatkan produksi pembibitan itik, meningkatkan kualitas benih dari pembelian benih hingga produksi benih menggunakan teknologi tepat guna yang dirancang dan dimodifikasi telur inkubator sesuai dengan jumlah kebutuhan peternak sehingga dapat mengurangi biaya pembelian benih beralih ke produksi bibit. Peningkatan produksi dalam hal ini termasuk produksi penggunaan pakan alami yang ada di lingkungan sekitar menggunakan teknologi tepat guna mesin pembuat pakan alami yang telah dirancang dan dimodifikasi sesuai dengan potensi pakan yang ada di daerah petani. Dengan menggunakan pakan tambahan, Alamai mampu meningkatkan kualitas bebek dan menghemat uang dari pembelian pakan yang diproduksi pabrik. Dengan menggunakan teknologi tepat guna untuk meningkatkan pendapatan dan pekerjaan masyarakat karena produksi benih itik, produk itik baik ayam pedaging maupun petelur berkualitas tinggi dan berdaya saing. Dan pembentukan desa Samaenre sebagai daerah percontohan untuk produksi itik, daging, dan telur. Selain itu, optimalisasi dan diversifikasi produk pakan berbasis batang alami menjadi pakan. Strategi yang digunakan adalah pemberdayaan kelompok sasaran dengan pendekatan PRA (Participatory Rural Appraisal), dengan metode pendidikan, pelatihan, demplot, pendampingan. Rencana kegiatan meliputi: plot percontohan, pelatihan dan pendampingan yang pertama kali dilakukan melalui penyebaran informasi. Materi pelatihan meliputi: (1) Teknologi dalam produksi dan pembuatan mesin inkubator telur, (2) Teknologi untuk aplikasi dan penggunaan mesin inkubator telur, (3) Teknologi dan jenis bahan pakan alami, (4) Produksi dan pembuatan telur inkubator, (5) teknologi produksi pakan alami, (6) Aplikasi teknologi penggunaan pakan, (7) penguatan lembaga kelompok, (8) penguatan jaringan pemasaran
RANCANG BANGUN MESIN PENETAS TELUR (INKUBASI) DENGAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG) YANG EKONOMIS DAN SERBAGUNA Irwan Paserangi; Tahang Tahang
Journal Techno Entrepreneur Acta Vol. 4 No. 1 (2019)
Publisher : Universitas Fajar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelangkaan pasokan daging unggas ini disebabkan oleh kelangkaan pasokan anakan yang sekarang ini masih banyak yang dihasilkan melalui pengeraman alami. Jika ada yang bisa menghasilkan anakan dalam jumlah lebih, tentunya ini akan segera diburu oleh peternak. Selain itu Bagi penghobi atau peternak unggas, baik itu ayam, bebek, atau mungkin burung, tentu saja tidak akan puas hanya dengan memelihara dari anakan hingga dewasa atau hingga usia panen. Membiakkan unggas peliharaan sendiri dengan menetaskan sendiri anakan unggas peliharaan. Serta memiliki potensi bisnis Penelitian ini bertujuan untuk (1)Merancang mesin penetas telur dengan sistem inkubasi , (2) Membuat mesin penetas telur dengan sistem inkubasi, (3) Menguji coba mesin penetas telur dengan sistem inkubasi, (4) Menentukan kapasitas produksi, (5) Menentukan waktu dalam proses inkubasi telur bebek sampai menjadi anakan (bibit) , (6) menentukan sifat-sifat thermal seperti suhu selama proses inkubasi, (7) Untuk membandingkan dengan penggunaan mesin penetas telur lainnya. Pengujian proses inkubasi telur ini dengan memaksimalkan alat yang telah didesain dan dibuat untuk mengetahui kapasitas alat yang telah dibuat. Pengujian juga untuk mengetahui konsumsi energi yang diperlukan. Pengujian inkubasi untuk mengetahu distribusi panas (suhu) selama proses inkubasi berlangsung. Menentukan tahapan atau proses selama masa inkubasi.