Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI HIERARKI PUSAT PELAYANAN PERKOTAAN MENGGUNAKAN ANALISIS SKALOGRAM DAN AKSESIBILITAS DI KOTA TANGERANG: KECAMATAN TANGERANG, KARAWACI DAN CIBODAS Amelia, Shalsadilla; Widiastuti, Susanti; Suryadjaja, Regina
Jurnal Sains, Teknologi, Urban, Perancangan, Arsitektur (Stupa) Vol. 8 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Jurusan Arsitektur dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/stupa.v8i1.37076

Abstract

Abstract Tangerang City faces increasing demand for urban service centers that can provide equitable services in line with urban growth. This study evaluates the hierarchy of urban service centers by integrating scalogram analysis and transportation accessibility in Sub-Planning Area (SWP) A (Tangerang District) and SWP B (Karawaci and Cibodas Districts). The scalogram method and Centrality Index are used to assess facility completeness, while the Rank–Size Rule analyzes population distribution. The results indicate that Tangerang District has the highest level of facility completeness and is classified as an urban service center (order I), whereas Karawaci and Cibodas Districts are categorized as neighborhood-level service centers (order III). The integration of scalogram and transportation accessibility analyses shows that areas with more complete facilities tend to have better accessibility, while areas with limited accessibility exhibit lower and less evenly distributed service levels. These findings highlight the critical role of transportation accessibility in strengthening service center functions and promoting more balanced urban service provision in Tangerang City. Keywords: Centrality Index; Rank-Size Rule; Road Network; Scalogram; Service Center Hierarchy; Tangerang City; Transportation Accessibility Abstrak Kota Tangerang menghadapi peningkatan kebutuhan pusat pelayanan perkotaan yang mampu melayani masyarakat secara merata seiring pertumbuhan kawasan perkotaan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi hierarki pusat pelayanan perkotaan melalui integrasi analisis skalogram dan aksesibilitas transportasi. Analisis dilakukan pada Sub Wilayah Perencanaan (SWP) A, yaitu Kecamatan Tangerang, serta SWP B yang meliputi Kecamatan Karawaci dan Cibodas. Metode skalogram dan Indeks Sentralitas digunakan untuk menilai kelengkapan fasilitas pelayanan, sedangkan Rank–Size Rule digunakan untuk menganalisis distribusi populasi wilayah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kecamatan Tangerang memiliki tingkat kelengkapan fasilitas tertinggi dan dikategorikan sebagai pusat pelayanan perkotaan (orde I), sementara Kecamatan Karawaci dan Cibodas berada pada tingkat pusat pelayanan lingkungan (orde III). Integrasi hasil skalogram dan analisis aksesibilitas transportasi menunjukkan bahwa wilayah dengan fasilitas yang lebih lengkap cenderung memiliki aksesibilitas transportasi yang lebih baik, sedangkan wilayah dengan aksesibilitas transportasi terbatas menunjukkan tingkat pelayanan yang lebih rendah dan belum merata. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aksesibilitas transportasi dalam memperkuat fungsi pusat pelayanan dan mendorong pemerataan pelayanan perkotaan di Kota Tangerang.