Amru, Achmad Nafal Firdaus
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Matematika Visual Berbasis Computational Thinking dalam Meningkatkan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar: Studi Deskriptif Kualitatif Amru, Achmad Nafal Firdaus; Fifi Khoirul fitriyah
Bhinneka Tunggal Ika Journal Vol. 1 No. 2 (2025): Bhinneka Tunggal Ika Journal
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/btij.122025.366

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan kompetensi esensial dalam pembelajaran matematika sekolah dasar yang berperan penting dalam membangun kemampuan berpikir logis, pemecahan masalah, dan pengambilan keputusan siswa. Namun, praktik pembelajaran matematika masih sering didominasi oleh pendekatan prosedural dan simbolik sehingga menyulitkan siswa memahami permasalahan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterlaksanaan strategi matematika visual berbasis computational thinking dalam pembelajaran matematika serta mengidentifikasi hambatan yang muncul selama proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas VA SDN Wonokromo Surabaya yang berjumlah 27 siswa dengan variasi kemampuan numerasi. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara semi-terstruktur dengan guru dan siswa, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menjaga keabsahan data melalui triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi matematika visual berbasis computational thinking membantu siswa memahami struktur masalah secara lebih konkret, meningkatkan keterlibatan siswa, serta mendukung proses literasi dan numerasi. Namun, penerapan strategi ini menghadapi hambatan berupa keterbatasan waktu pembelajaran, variasi kemampuan siswa, dan kesiapan guru dalam merancang aktivitas berbasis computational thinking. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai implementasi strategi matematika visual berbasis computational thinking dalam konteks pembelajaran nyata di sekolah dasar.
Pembiasaan Kultural melalui Penggunaan Baju Adat sebagai Media Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar: Studi Kualitatif Praktik Baik Budaya Sekolah Amru, Achmad Nafal Firdaus; Ma'rufah, Dewi; Syaikhon, Muhammad
Bhinneka Tunggal Ika Journal Vol. 1 No. 3 (2025): Bhinneka Tunggal Ika Journal
Publisher : Pro Panoramic Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64595/btij.132025.368

Abstract

Indonesia sebagai bangsa multikultural menghadapi tantangan dalam menanamkan nilai toleransi dan penghargaan terhadap keberagaman sejak usia dini. Sekolah dasar memiliki peran strategis dalam membangun fondasi karakter tersebut melalui pengalaman belajar yang kontekstual. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik pembiasaan kultural melalui penggunaan baju adat sebagai media pendidikan multikultural di sekolah dasar serta mengkaji relevansinya dengan kerangka teori pendidikan multikultural dan pembelajaran responsif budaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain best practice. Data diperoleh melalui observasi kegiatan sekolah, wawancara tidak terstruktur dengan guru dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi di SD Khadijah Surabaya. Analisis data dilakukan secara tematik dengan mengaitkan temuan empiris dengan teori pendidikan multikultural Banks dan konsep culturally responsive teaching. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan baju adat sebagai pembiasaan kultural tidak hanya berfungsi simbolik, tetapi menjadi media pembelajaran berbasis pengalaman yang efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi, empati, keterbukaan, dan keterampilan sosial peserta didik. Praktik ini memperkuat iklim sekolah yang inklusif dan berkontribusi pada penguatan pendidikan karakter berbasis budaya sekolah. Penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pendidikan multikultural melalui praktik rutin sekolah merupakan strategi alternatif yang aplikatif dan berkelanjutan di sekolah dasar.