Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identification of Bacteria in Foot Wound Swabs from Patients Diabetes Mellitus Nurul Humairoh; Ni Nyoman Ariwidiani; Baiq Isti Hijriani
Laboratory Journal of Infectious Diseases Vol. 1 No. 2 (2025): Laboratory Journal of Infectious Diseases
Publisher : Poltekkes Kemenkes Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes mellitus is a chronic metabolic disorder characterized by persistent hyperglycemia that predisposes patients to impaired wound healing and chronic infections, including diabetic foot ulcers. Bacterial colonization of these wounds plays a critical role in delayed healing, increased morbidity, and risk of amputation. This study aimed to identify the bacterial profiles isolated from foot wound swabs of patients with diabetes mellitus. A descriptive observational study was conducted using foot wound swab samples collected from patients with diabetes mellitus receiving wound care at Mandalika Care, Mataram City. Bacterial identification was performed through macroscopic and microscopic examination, Gram staining, and standard biochemical tests following culture on Blood Agar Plate (BAP) and MacConkey Agar (MCA). Data were analyzed descriptively and presented as frequencies and percentages. Six samples met the inclusion criteria and were analyzed. All isolates were Gram-negative bacteria. The bacterial species identified were Pseudomonas aeruginosa (33,36%), Morganella morganii (16,6%), Pseudomonas putrefaciens (16,6%), Enterobacter agglomerans (16,6%), and Pseudomonas mallei (16,6%). The conclusion is that Gram-negative bacteria predominated in diabetic foot wound infections in this study, with Pseudomonas aeruginosa being the most frequently isolated species. These findings highlight the importance of early microbiological examination to guide appropriate wound management and antimicrobial therapy in diabetic patients.
Eksplorasi Kebutuhan Materi Ajar Mikrobiologi untuk Mempersiapkan Calon Guru yang Berdaya Saing dan Memiliki Keterampilan di Bidang Bioteknologi Rubiyatna Sakaroni; Anindita Suliya Hangesti Mandra Kusuma; Baiq Isti Hijriani
Journal of Science and Education Research Vol. 5 No. 1 (2026): Journal of Science and Education Research
Publisher : Yayasan Pendidikan Insan Mulia Utan Sumbawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62759/jser.v5i1.397

Abstract

Pembelajaran Mikrobiologi pada program studi Pendidikan Biologi masih cenderung berorientasi pada penguasaan konsep teoretis dan belum sepenuhnya mendukung pengembangan keterampilan aplikatif mahasiswa yang relevan dengan perkembangan bioteknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kebutuhan materi ajar Mikrobiologi mahasiswa Pendidikan Biologi Universitas Mataram dalam rangka mempersiapkan calon guru biologi yang berdaya saing dan memiliki keterampilan tambahan di bidang bioteknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa angket eksplorasi kebutuhan yang diberikan kepada 60 mahasiswa yang sedang atau telah menempuh mata kuliah Mikrobiologi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data dalam bentuk tabel dan diagram, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memandang mata kuliah Mikrobiologi sebagai mata kuliah yang sangat penting, namun materi yang disajikan dinilai belum sepenuhnya kontekstual dan aplikatif. Mahasiswa menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap bahan ajar berbentuk e-modul, berbasis riset, dan berorientasi pada proyek yang mengaitkan peran mikroorganisme dengan bioteknologi terapan. Selain itu, pemahaman mahasiswa terhadap peran mikroorganisme dalam bioteknologi masih bersifat parsial. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan materi ajar Mikrobiologi yang kontekstual, berbasis riset, dan mendukung keterampilan aplikatif guna menunjang kompetensi profesional dan peluang pengembangan karier calon guru biologi.