Zakaki
STIT Palapa Nusantara Lombok - NTB

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Madrasah dalam Meningkatkan Daya Saing dan Minat Peserta Didik pada Era Digital di MA Ar-Rusdiny NW Segaet Desa Wakan: Madrasah's Strategy in Increasing Student Competitiveness and Interest in the Digital Era at MA AR-Rusdiny NW Segaet Zakaki; Ozi Satria; M. Anwar Azizul Azim; Moh. Irwan Azhari; Muh. Zainil Rahman
Al-Gafari : Manajemen dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Pendidikan Al-Gafari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66886/algafari-mp.v4i1.276

Abstract

Digital information technology has become a digital marketing medium for educational service institutions, in introducing and improving the image of education. This study aims to describe the strategies implemented by MA Ar-Rusdiny NW Segaet to increase the competitiveness and interest of new students in the digital era and identify obstacles and solutions encountered in its implementation. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through interviews, observations, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that the strategies used by the madrasah to increase the number of students include a socio-religious approach through active participation in community activities, the use of social media by teachers, and the dissemination of personal and emotional information to prospective parents. This strategy is considered effective because it strengthens community trust in the madrasah. Obstacles faced include limited facilities, low digital literacy, teacher discipline, and the economic conditions of the surrounding community. As a solution, the madrasah implemented a discipline reporting system that involves students, provides assistance to underprivileged students, and strengthens the emotional bond between the madrasah and the community. This study concludes that strategies based on socio-religious values ​​and a family-like approach are key to increasing the competitiveness and interest of students in rural areas, especially in the digital era.
Strategi Inovatif Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda di Bidang Sosial, Pendidikan, dan Kebudayaan di Kabupaten Lombok Timur M. Saipul Watoni; Zakaki
KASTA : Jurnal Ilmu Sosial, Agama, Budaya dan Terapan Vol. 5 No. 3 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/kasta.v5i3.2431

Abstract

Partisipasi pemuda dalam bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan menjadi aspek penting dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan berdaya saing tinggi. Namun, tantangan globalisasi dan modernisasi sering kali menyebabkan pergeseran nilai dan berkurangnya keterlibatan pemuda dalam pelestarian budaya serta kegiatan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi inovatif Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dalam meningkatkan partisipasi pemuda di bidang sosial, pendidikan, dan kebudayaan di Kabupaten Lombok Timur. Partisipasi pemuda yang rendah dalam kegiatan sosial, pendidikan nonformal, dan pelestarian budaya menjadi latar belakang penting yang melandasi penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi untuk mengeksplorasi strategi HMI dalam pemberdayaan pemuda. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus HMI, anggota aktif, tokoh masyarakat, serta pemuda lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa HMI menerapkan strategi inovatif melalui program pelatihan kepemimpinan, kampanye literasi, pelestarian budaya lokal, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Strategi tersebut terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan pemuda meskipun dihadapkan pada beberapa tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan gaya hidup generasi muda.