Kegakoto, Otopince
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Dampak Penggunaan Merkuri dan Hidrokuinon Dalam Produk Kosmetik Pada Remaja di SMAN 2 Mojokerto Setyawati, Herni; Sari, Cindy Puspita; Herlina, Elah; Lestari, Octavia Indah; Eprilia, Revany; Vanesta, Amanda; Dariani, Kanza Oktavia; Kegakoto, Otopince; Anwari, Farida; Paramita, Anugraheny Ayu
Open Community Service Journal Vol. 5 No. 1 (2026): Open Community Service Journal
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33292/ocsj.v5i1.184

Abstract

Latar belakang: Data pasien yang mengalami efek keluhan pemakaian merkuri dan hidrokuinon di Indonesia belum diketahui secara pasti, tetapi kosmetik dengan kandungan bahan tersebut banyak beredar di pasaran. Pengguna Merkuri, Hidrokuinon, dan bahan kimia lainnya diketahui  sebesar 50,3% dari total responden. Efek hipopigmentasi dialamai oleh 96,8%, responden, 86,4% okronosis, 56,3% striae, 15,1% infeksi kulit. Usia remaja merupakan awal pengenalan pemakian kosmetik, sehingga dibutuhkan informasi yang benar tentang keamanannya. Kurangnya pengetahuan dan edukasi tentang bahan kimia berbahaya pada kosmetik turut meningkatkan risiko kesehatan bagi mereka.Tujuan: Untuk mengurangi efek samping pemakaian kosmetik maka dilakukan kegiatan edukasi pada remaja.Metode: Edukasi dengan metode penyuluhan dilakukan   pada 17 Januari 2025 di SMAN 2 Mojokerto, Jawa Timur. Peserta berjumlah 60 siswa laki-laki dan Perempuan dari 2 kelas pada kelas XI. Evaluasi dilakukan dengan memberikan pretest dan postes pada peserta.Hasil: PreTest dan PostTest menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 76,5 menjadi 94,5, yang menandakan efektivitas metode penyuluhan yang digunakan. Pada pemahaman komponen bedak yang merupakan jenis kosmetik terbanyak digunakan terdapat peningkatan pemahaman tertinggi dari 30% menjadi 90%. Pada poin ini responden paham talcum lebih aman dari merkuri dan hidrokuinon. Hal ini penting untuk mengurangi penggunaan yang salah kedua bahan tersebut di bidang kesehatan.