Letsoin, Sahdan
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KEANEKARAGAMAN MAKROZOOBENTOS PADA EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PERAIRAN NGIARVARAT, MALUKU TENGGARA Letsoin, Sahdan; Natan, Yuliana; Limmon, Gino V; Pattikawa, Jesaja A
TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan Vol 22 No 1 (2026): TRITON: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan
Publisher : Departement of Aquatic Resources Management, Fisheries and Marine Science Faculty, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/TRITONvol22issue1page22-31

Abstract

Coral reefs are marine ecosystems characterized by high biodiversity and play a vital role in the survival of marine biota. Among the organisms inhabiting this ecosystem are benthic fauna or macrozoobenthos, which occupy the substrate of the water body. This study aims to analyze the community structure of macrozoobenthos within the coral reef ecosystem of Ngiarvarat waters, Southeast Maluku. The research was conducted in August 2025 across eight transects, employing the Line Intercept Transect (LIT) method to measure coral cover and quadratic linear transects for macrozoobenthos data collection. Data analysis included the percentage of coral cover and community structure parameters, such as species density and ecological indices (diversity, evenness, and dominance). The results showed that the live coral cover percentage ranged from 63.0% to 89.8%, falling into the "good" to "excellent" categories. The highest macrozoobenthos density was recorded for the species Didemnum molle at 0.363 ind/m², indicating a high level of adaptability to the environment. The diversity index values were categorized as moderate, with the highest value of 2.93 found at Transect 5. Evenness indices were high, peaking at 0.86 in Transects 4 and 5, while dominance indices remained low. These results indicate that the condition of the coral reef ecosystem in Ngiarvarat waters, Southeast Maluku, remains healthy and relatively stable. ABSTRAK Terumbu karang merupakan ekosistem laut dengan keanekaragaman hayati tinggi dan berperan penting bagi kelangsungan hidup biota laut. Salah satu organisme yang hidup pada ekosistem ini adalah fauna bentik atau makrozoobentos, yaitu organisme yang menempati dasar perairan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas makrozoobentos pada ekosistem terumbu karang di perairan Ngiarvarat, Maluku Tenggara. Penelitian dilakukan pada Agustus 2025 di delapan transek dengan menggunakan metode Line Intercept Transect (LIT) untuk mengukur tutupan karang dan transek linear kuadrat untuk pengambilan data makrozoobentos. Analisa data meliputi persentase tutupan karang dan struktur komunitas termasuk kepadatan jenis dan indeks ekologi (keanekaragaman, keseragaman, serta dominansi). Hasil menunjukkan bahwa persentase tutupan karang hidup berkisar antara 63,0%–89,8% yang termasuk kategori baik hingga sangat baik. Kepadatan makrozoobentos tertinggi ditemukan pada spesies Didemnum molle sebesar 0,363 ind/m², menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap lingkungan. Nilai indeks keanekaragaman tergolong sedang dengan nilai tertinggi pada transek 5 sebesar 2,93, nilai keseragaman tergolong tinggi dengan nilai tertinggi terdapat pada transek 4 dan 5 sebesar 0,86 sedangkan nilai dominansi tergolong rendah. Hasil ini mengindikasikan bahwa kondisi ekosistem terumbu karang di perairan Ngiarvarat, Maluku Tenggara masih baik dan relatif stabil. Kata kunci: Makrozoobentos, terumbu karang, keanekaragaman, indeks ekologi, Ngiarvarat