Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemampuan teknik overhead passing (passing atas) atlet putra usia 16-18 tahun di Club Voli Relasi Padangsidimpuan yang masih rendah. Berdasarkan observasi awal, mayoritas atlet berada pada kategori "kurang" dan "kurang sekali". Hal ini disebabkan oleh penerapan metode latihan konvensional yang cenderung monoton, sehingga memicu kejenuhan, Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan variasi latihan overhead passing terhadap peningkatan hasil kemampuan passing atas bola voli pada atlet di klub tersebut. Lokasi penelitian dilaksanakan di Club Voli Relasi Padangsidimpuan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One Group Pre-test Post-test Design. Populasi penelitian berjumlah 30 orang, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling berdasarkan kriteria kehadiran dan kemampuan dasar, sehingga diperoleh sampel sebanyak 10 orang atlet putra. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes passing atas ke dinding selama 60 detik dengan target ketinggian 2,5 meter. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tiga tahapan terstruktur: (1) Tes awal (pre-test) untuk mengetahui kemampuan awal; (2) Pemberian perlakuan (treatment) berupa program latihan variasi selama 6 minggu (18 kali pertemuan) dengan frekuensi 3 kali seminggu. Materi latihan mencakup Passing Ladder (koordinasi kaki), Shuffle Passing (kelincahan), Pipeline Passing (konsistensi), dan Pola Segitiga (akurasi); (3) Tes akhir (post-test) untuk mengukur peningkatan. Teknik analisis data menggunakan uji prasyarat Normalitas (Lilliefors) dan Homogenitas (Uji-F), dilanjutkan dengan uji hipotesis Uji-t (Paired Sample T-Test). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Uji prasyarat menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji hipotesis membuktikan bahwa nilai t-hitung sebesar 8,478 jauh lebih besar daripada t-tabel sebesar 1,833 pada taraf signifikansi 5%. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh yang signifikan dari variasi latihan overhead passing terhadap hasil passing atas bola voli pada atlet putra usia 16-18 tahun Club Voli Relasi Padangsidimpuan Tahun 2025. Penerapan variasi latihan terbukti efektif mengatasi kejenuhan dan meningkatkan keterampilan teknik secara nyata dibandingkan metode konvensional.