Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Program Penyuluhan dan Pemberdayaan Masyarakat tentang Gizi Seimbang Pada Keluarga di Desa Sambiut, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan: Community Education and Empowerment Program on Balanced Nutrition for Families in Sambiut Village, Totikum District, Banggai Islands Regency Safitri, Ilhani; Sudarsa, Caca
Jurnal Pengabdian MALEO Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Maleo
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Tompotika Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51888/maleo.v4i2.468

Abstract

Penerapan gizi seimbang pada keluarga merupakan salah satu upaya promotif dan preventif untuk mencegah masalah gizi, seperti gizi kurang, stunting, anemia, obesitas, dan penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap masyarakat mengenai penerapan gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari di Desa Sambiut, Kecamatan Totikum, Kabupaten Banggai Kepulauan. Metode yang digunakan adalah desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pre-test and post-test. Kegiatan dilaksanakan pada Januari–Februari 2026 dengan melibatkan 71 responden yang terdiri atas aparat desa, tokoh masyarakat, ibu rumah tangga, dan kader kesehatan. Intervensi dilakukan melalui sosialisasi, penyuluhan edukatif, diskusi interaktif, dan demonstrasi penyusunan menu sehat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui distribusi frekuensi dan persentase. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan secara deskriptif. Responden dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 50,7% pada pre-test menjadi 100% pada post-test, sedangkan kategori cukup menurun dari 38,0% menjadi 0% dan kategori kurang menurun dari 11,3% menjadi 0%. Pada aspek sikap, responden dengan sikap positif meningkat dari 97,2% menjadi 100%. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi gizi seimbang dapat meningkatkan pengetahuan dan memperkuat sikap positif masyarakat. Namun, kegiatan lanjutan tetap diperlukan melalui pendampingan kader, praktik penyusunan menu keluarga, dan pemantauan perilaku konsumsi agar peningkatan pengetahuan dapat berkembang menjadi kebiasaan makan sehat yang berkelanjutan. The implementation of balanced nutrition in families is a promotive and preventive effort to prevent nutritional problems, such as undernutrition, stunting, anemia, obesity, and non-communicable diseases. This community service activity aimed to improve community knowledge and attitudes regarding the application of balanced nutrition in daily life in Sambiut Village, Totikum District, Banggai Kepulauan Regency. The method used was a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test approach. The activity was conducted from January to February 2026 and involved 71 respondents consisting of village officials, community leaders, housewives, and health cadres. The intervention was carried out through socialization, educational counseling, interactive discussions, and demonstrations on healthy menu planning. Data were collected using pre-test and post-test questionnaires and analyzed descriptively through frequency distributions and percentages. The results showed a descriptive increase in knowledge. Respondents with good knowledge increased from 50.7% in the pre-test to 100% in the post-test, while moderate knowledge decreased from 38.0% to 0%, and poor knowledge decreased from 11.3% to 0%. In terms of attitude, respondents with positive attitudes increased from 97.2% to 100%. These findings indicate that balanced nutrition education can improve community knowledge and strengthen positive attitudes. However, follow-up activities are needed through cadre assistance, family menu-planning practice, and monitoring of dietary behavior to ensure that improved knowledge can be translated into sustainable healthy eating habits.