Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Fleksibilitas Pelayanan dan Optimalisasi Aset pada Badan Layanan Umum di Ladokgi TNI AL Yos Sudarso Terhadap Pelaksanaan Tugas Prajurit TNI AL di Wilayah Makassar Kurniawan, Iwan; Achnaf, Mochamad; Hutagalung, Indriani; Ridlo, Ali
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i4.10889

Abstract

Pembangunan sistem pertahanan negara yang tangguh tidak hanya bertumpu pada modernisasi alutsista, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia yang profesional dan sehat. LADOKGI TNI AL Yos Sudarso, sebagai institusi kesehatan militer dengan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU), memegang peran strategis dalam menjaga kesiapan fisik prajurit melalui layanan kesehatan gigi dan mulut. Namun, data kinerja tahun 2022–2023 menunjukkan tantangan operasional yang signifikan, seperti waktu tunggu pelayanan selama 60–90 menit, tingkat kunjungan ulang sebesar 50%, serta utilisasi aset medis yang hanya mencapai 60–68%. Kondisi ini berkontribusi pada keterlambatan sekitar 12% prajurit untuk kembali bertugas secara tepat waktu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fleksibilitas pelayanan dan optimalisasi aset terhadap pelaksanaan tugas prajurit di LADOKGI TNI AL Yos Sudarso. Melalui pendekatan kuantitatif, penelitian ini menguji bagaimana kemampuan organisasi dalam menyesuaikan jadwal dan prosedur (fleksibilitas) serta efektivitas penggunaan fasilitas medis (optimalisasi aset) mampu mengurangi hambatan operasional prajurit. Variabel pelaksanaan tugas diukur melalui indikator kesiapan operasional, ketepatan waktu kembali bertugas, dan produktivitas kerja pasca-pelayanan. Hasil observasi awal menunjukkan adanya gap antara kapasitas layanan dan kebutuhan operasional yang berdampak pada efektivitas waktu dinas. Penelitian ini diharapkan memberikan bukti empiris bahwa penerapan tata kelola BLU yang lebih adaptif, responsif, dan terintegrasi secara digital dapat meningkatkan mutu layanan kesehatan militer. Kesimpulan dan rekomendasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi perumusan kebijakan strategis dalam optimalisasi sumber daya kesehatan guna mendukung kesiapan tempur dan pelaksanaan tugas pokok TNI Angkatan Laut secara berkelanjutan.