Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi Program Smilling West Java Ambassador yang dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sepanjang tahun 2022-2023. Pertama kali diselenggarakannya program SWJ Ambassador pada tahun 2022 yang tujuannya adalah mengaktivasi kreaton konten lokal untuk membantu Pemerintah Provinsi Jawa barat mempromosikan destinasi unggulan sesuai google trend dengan anggota sesuai jumlah destinasi unggulan yaitu 108 anggota. Terlihat bahwa SW Ambassador mempunyai ouput video konten ketika mengikuti kegiatan dan diposting setelah itu wajib untuk laporan sudah mengikuti kegiatan pada tempat yang sudah disediakan Disparbud Jabar. Studi ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus di Provinsi Jawa Barat. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam beberapa aspek (tahapan masukan, tahapan proses), program Smilling West Jawa Ambassador yang diterapkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat sejak tahun 2022 berjalan optimal. Meskipun demikian, namun dari aspek tahapan konteks, dan tahapan hasil/produk, program Smilling West Jawa Ambassador belum sepenuhnya beralan optimal. Hal ini tentunya akan sangat mempengaruhi tujuan yang ingin dicapai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk dalam hal peningkatan pendapatan daerah. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penguatan penggunaan model CIPP dalam mengevaluasi program promosi pariwisata berbasis digital serta memberikan rekomendasi kebijakan untuk pengembangan program ambassador yang lebih berkelanjutan dan berdampak strategis bagi pembangunan pariwisata daerah.