Ilham Niamulloh
Universitas Swadaya Gunung Jati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN PUNTUNG ROKOK UNTUK PEMBUATAN INSEKTISIDA ALAMI DI KELURAHAN MAJALENGKA KULON KABUPATEN MAJALENGKA Nursahidin Nursahidin; Muhammad Rizal Ramdhani; Fia Dayanti Aprilyani; Erika Uswatun Hasanah; Irma Ramadani; Abdullah Faqih; Vivi Aprilia Maharani; Aura Yulliananda Lesmana; Dede Haikal; Wafa Nidaul Haq; Ilham Niamulloh; Wulan Nopfianti; Fahrur Rizki; Ari Permana; Sesilia Maharani; Muhammad Zaidan Aqiela
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sapangambei Manoktok Hitei Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat SAPANGAMBEI MANOKTOK HITEI
Publisher : Universitas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/4cg00673

Abstract

Abstrak Limbah puntung rokok merupakan salah satu permasalahan lingkungan serius karena mengandung nikotin, logam berat, dan senyawa kimia berbahaya yang dapat merusak tanah maupun udara. Di Kelurahan Majalengka Kulon, puntung rokok banyak ditemukan di ruang publik dan belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, kandungan nikotin berpotensi digunakan sebagai insektisida alami yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengedukasi dan memberdayakan kelompok wanita tani dalam pemanfaatan limbah puntung rokok sebagai insektisida nabati. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui tiga tahapan, yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Proses pembuatan insektisida dilakukan dengan memanfaatkan puntung rokok, tanaman galeong, cairan EM4/yakult, serta udara yang difermentasi selama 10–14 hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa masyarakat mampu memproduksi insektisida alami yang efektif, murah, dan mudah dibuat. Selain memberikan solusi pengendalian hama ramah lingkungan, kegiatan ini juga meningkatkan keterampilan, motivasi, serta kesadaran masyarakat mengenai nilai ekonomis limbah. Oleh karena itu, pemanfaatan puntung rokok tidak hanya membantu mengurangi polusi lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan dan perekonomian lokal.