Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Sistem Rujukan Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal pada kondisi Bencana Febrina, Cyntia Hemas
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/e2xe0s48

Abstract

Sistem rujukan maternal dan neonatal di wilayah rawan bencana menghadapi kendala infrastruktur dan koordinasi yang berisiko meningkatkan Maternal Mortality Ratio (MMR) serta Neonatal Mortality Ratio (NMR). Pengabdian ini bertujuan menguatkan sistem rujukan di tiga wilayah rawan bencana di Jawa Timur (Sidoarjo, Banyuwangi, dan Jember) melalui intervensi protokol berbasis komunitas dan optimalisasi teknologi digital sederhana. Pengabdian ini menggunakan desain survei operasional dan intervensi pada 150 kasus (75 maternal dan 75 neonatal) yang disertai pelatihan hybrid PONED/PONEK bagi 50 tenaga Kesehatan Intervensi berhasil menurunkan durasi rujukan secara signifikan dari 4 jam menjadi 2,8 jam (penurunan 30%). Analisis data mengonfirmasi penurunan MMR sebesar 25% (dari 250 menjadi 189 per 100.000 KH) dan NMR sebesar 18% (dari 20 menjadi 16 per 1.000 KH). Selain itu, kepatuhan terhadap pedoman rujukan meningkat dari 65% menjadi 95%. Pemanfaatan teknologi digital yang adaptif serta penguatan protokol rujukan berbasis komunitas terbukti efektif menurunkan angka kematian ibu dan bayi di wilayah terdampak bencana meskipun dalam kondisi keterbatasan sumber daya.
Kolaborasi Internasional Edukasi Kesehatan Pesisir di Mangrove Wonorejo Febrina, Cyntia Hemas; Ganisia, Ainun; Imeldawati, Rakhmalia; Fathiyyah, Nurul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3 No 2 (2026)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/ma14s148

Abstract

Penguatan kesehatan masyarakat pesisir memerlukan pendekatan partisipatif, kontekstual, dan lintas budaya, khususnya di kawasan ekowisata yang menghadapi persoalan sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), penyakit berbasis lingkungan, serta keterbatasan akses informasi kesehatan. Artikel ini mendeskripsikan dan mengevaluasi kegiatan pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi internasional antara Universitas Dr. Soetomo dan Universiti Sultan Zainal Abidin di Ekowisata Mangrove Wonorejo, Surabaya. Model yang digunakan adalah edukasi kesehatan pesisir berbasis community health engagement transnasional, yang mengintegrasikan analisis situasi lokal, penyelarasan materi lintas institusi, edukasi partisipatif, diskusi kelompok kecil (FGD), serta refleksi dan evaluasi pascakegiatan. Data diperoleh dari proposal, laporan akhir, laporan implementasi, lembar evaluasi, dan dokumentasi lapangan. Kegiatan meliputi analisis situasi, koordinasi antar institusi, pre-test, edukasi partisipatif terkait PHBS, sanitasi, pencegahan penyakit berbasis lingkungan, dan kesehatan ibu-anak, dilanjutkan diskusi kelompok kecil, cross-sharing metode, post-test, serta refleksi. Hasil menunjukkan seluruh tahapan program terlaksana dengan tingkat keterlaksanaan 100%. Dokumentasi menunjukkan adanya penyuluhan kelompok, diskusi keluarga, serta edukasi interpersonal menggunakan leaflet. Evaluasi pascakegiatan mengindikasikan peningkatan pemahaman peserta terkait PHBS, sanitasi lingkungan, pencegahan penyakit, serta kesehatan ibu dan anak, meskipun data kuantitatif pre-test dan post-test belum terdokumentasi lengkap. Program ini juga menghasilkan pertukaran praktik baik antara pendekatan humanis UNITOMO dan pendekatan berbasis lapangan UniSZA, sekaligus memperkuat kompetensi komunikasi klinis, sensitivitas budaya, dan wawasan global mahasiswa. Kolaborasi ini berpotensi menjadi model penguatan literasi kesehatan komunitas pesisir.