This Author published in this journals
All Journal Konservasi Hayati
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kajian Adaptasi Nymphaea pubescens, Salvinia molesta, Rhizophora mucronata, dan Eleocharis dulcis di Rawa Kumayan Sulistiyani, Ani; satriawan, Dedi; Mubarokah, Arin Ulfiana; Amelia, Eda; Napitupulu, Jesica Laura
Konservasi Hayati Vol 22 No 01 (2026): April
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Kumayan merupakan kawasan rawa di Kota Bengkulu dengan kondisi ekologi yang kompleks, namun kajian adaptasi flora akuatik terhadap perubahan lingkungan masih terbatas. Urgensi penelitian didasari oleh meningkatnya degradasi rawa dan perubahan iklim yang mengancam biodiversitas flora akuatik, sehingga pemahaman mengenai mekanisme adaptasi menjadi penting untuk upaya konservasi. Penelitian bertujuan mengkaji strategi adaptasi morfologi dan anatomi empat flora akuatik: Nymphaea pubescens, Salvinia molesta, Rhizophora mucronata, dan Eleocharis dulcis, serta keterkaitannya dengan fisiologi tumbuhan dan  faktor abiotik lingkungan. Metode penelitian melalui jelajah, pengamatan morfologi, dan analisis deskriptif anatomi preparat mikroskopis organ daun, batang, dan akar. Data abiotik lingkungan menunjukkan intensitas cahaya tinggi (88–98%), suhu air 27,0–28,0°C, pH asam (5,5–6,0), dan salinitas rendah (0,2–0,3 ppt). Hasil kajian menunjukkan bahwa spesies di zona floating (N. pubescens dan S. molesta) mengembangkan adaptasi morfologi berupa perluasan lamina daun, modifikasi trikoma dan kutikula sebagai mekanisme evaporative cooling untuk menjaga stabilitas suhu enzim fotosintesis. Spesies zona emergent (E. dulcis dan R. mucronata) ditemukan mengalami reduksi helaian daun dan perkembangan jaringan klorenkim korteks batang guna optimalisasi asimilasi. Secara anatomis, keempat spesies mengembangkan sistem aerenkim dan sklerenkim terlignifikasi untuk memberikan integritas mekanik pada substrat lumpur sekaligus memfasilitasi transportasi oksigen longitudinal guna mencegah kekurangan oksigen. Selain itu, ditemukannya stomata tipe kriptofor dan xilem yang luas pada R. mucronata menunjukkan mekanisme konservasi air meskipun berada pada lingkungan salinitas rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi flora akuatik pada setiap zonasi ditentukan oleh interaksi sinergis antara morfologi dan anatomi dalam merespons stres abiotik di ekosistem rawa.